Polemik UMP DKI, Politikus PDIP: Anies Ini Menciptakan Kegaduhan

Polemik UMP DKI, Politikus PDIP: Anies Ini Menciptakan Kegaduhan

R
Muh Ikhsan
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDIP, Pandapotan Sinaga, menyebut Anies sebagai pelaku yang membuat kegaduhan. Dia menilai, dengan menaikkan UMP DKI 2022, akan menimbulkan gesekan antara pekerja dengan pengusaha.

“Para pekerja nanti bisa tidak percaya dengan para pengusaha,” tegas Pandapotan dikutip dari Cnnindonesia.com pada Selasa 21 Desember 2021.

Dari informasi yang dia dapat, Pandapotan mengatakan, Anies bahkan saat ini sedang menyiapkan revisi kembali UMP 2022.

Jika nantinya revisi tersebut sampai dikeluarkan, Pandapotan makin khawatir gesekan antara pengusaha dan buruh makin besar.

“Jadi saya bilang, Anies ini menciptakan kegaduhan, menciptakan suasana gaduh. Buktinya Asosiasi Pengusaha langsung ke PTUN untuk revisinya,” ujarnya.

Baca Juga

Karena itu, Pandapotan rencana bersama DPRD DKI akan memanggil Dinas Tenaga Kerja untuk menanyakan dasar revisi tersebut.

Sebelumnya, pada Sabtu 18 Desember 2021 Anies mengumumkan kenaikan UMP DKI 2022 dari semula hanya Rp 37.749 (0,85 persen) menjadi Rp 225.667 (5,11 persen). Dengan begitu, UMP DKI 2022 ditetapkan senilai Rp 4.641.854.

Hal disebabkan kalangan buruh memprotes penetapan UMP DKI 2022 dan meminta Anies mencabut keputusannya.

Anies lantas melayangkan surat nomor 533/-085.15 tentang Usulan Peninjauan Kembali Formula Penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022. Surat itu ditujukan untuk Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah.

Sebaliknya, kenaikan UMP 2022 tersebut mendapat pertentangan dari kalangan pengusaha.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi B. Sukamdi menegaskan, revisi kenaikan upah minimum provinsi atau UMP DKI Jakarta 2022 menjadi catatan Anies telah melanggar Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.