Polres Malang Minta Maaf Sambil Sujud Kepada Seluruh Korban Tragedi Kanjuruhan

Polres Malang Minta Maaf Sambil Sujud Kepada Seluruh Korban Tragedi Kanjuruhan

I
R
Indah
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Sebuah video yang menampilkan seluruh jajaran Mapolresta Malang, Jawa Timur sedang bersujud untuk meminta maafnya atas Tragedi Kanjuruhan beredar di media sosial.

Dalam video itu diperlihatkan bahwa semua personil kepolisian yang dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto melakukan sujud massal di lapangan parkir Mapolresta Malang.

Diketahui aksi ini dilaksanakan pada saat apel yang selalu digelar setiap hari Senin. Permintaan maaf yang dilontarkan oleh seluruh anggota Mapolresta Malang ini ditujukan untuk seluruh korban Tragedi Kanjuruhan dan para pendukung Arema FC alias Aremania.

“Secara spontan memohon kepada sang pencipta dan permohonan maaf kepada korban dan keluarganya (korban Aremania di Tragedi Kanjuruhan Malang),” ujar Kombes Pol Budi Hermanto kepada wartawan, Senin 10 Oktober 2022.

Disisi lain, pada hari Senin 10 Oktober 2022, Polri akhirnya mengakui bahwa gas air mata memang digunakan pada saat kericuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Selain itu, Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menuturkan gas air mata yang dipakai untuk mengatasi kericuhan di Stadion Kanjuruhan merupakan produk kedaluwarsa.

“Ya ada beberapa yang diketemukan ya. Yang tahun 2021, ada beberapa ya. Saya belum tahu jumlahnya tapi masih didalami oleh labfor,” kata Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan.

Diketahui ada tiga jenis air mata yang digunakan pihak kepolisian pada insiden yang menimbulkan korban tewas hingga ratusan jiwa ini.

Tiga gas air mata yang dimaksud yaitu gas air mata berwarna merah, hijau dan biru.

Gas air mata warna hijau akan memberikan efek seperti asap dan suara. Gas air mata yang warnanya biru dengan tingkat menengah.

Sedangkan gas air mata yang berwarna merah adalah jenis yang paling berbahaya di antara semuanya.

Gas air mata warna merah akan mengakibatkan iritasi pada mata serta pernapasan walaupun hanya bersifat sementara.

“Tapi sebagian besar yang digunakan adalah ini. Ya tiga jenis ini yang digunakan,” ucap Irjen Dedi Prasetyo.

Sumber: detik.com dan kumparan.com

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.