Terkini.id, Makassar – Kasus keracunan massal di Desa Pakkaba, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulsel terus didalami tim Penyidik Polres Takalar.
Kapolres Takalar, AKBP Benny Murjayanto pada terkini.id mengatakan, sejak kejadian itu pihaknya telah memeriksa saksi-saksi yang diduga terlibat. Mulai dari penyelenggara acara hingga jasa penyedia makanan.
“Sudah enam saksi, Minggu 3 Oktober 2021 kemarin, kan lima, tambah pemilik ayam, berarti enam jumlah keseluruhan. Saksi mulai dari yang buat, yang jadi korban, dan yang catering,” kata Benny saat wawancara, Senin 4 September 2021.
Perwira Polisi dua bunga melati emas itu menyebut, sejauh ini pihaknya masih dalam proses penyidikan dan belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka.
Dimana hasil dari laboratorium forensik (Labfor) juga belum keluar.
Termasuk, kabar yang mengatakan jika pihak penyelenggara acara telah ditahan di Polres Takalar ikut ditepis.
Sampai saat ini, pihak penyelenggara acara disebut masih sebatas saksi.
“Kita sudah tambah periksa saksi untuk pemilik ayamnya, sambil menunggu hasil labfor. Belum (tersangka) masih lidik, karena kita harus tau sumber meninggalnya dari apa, karena itukan ahli yang tau,” jelasnya.
Sebelumnya diberitakan, peristiwa keracunan puluhan warga di Kabupaten Takalar gegerkan publik.
Sebanyak 55 orang warga Desa Pakkabba, mengalami keracunan. Bahkan satu diantaranya dilaporkan meninggal dunia.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
