Prabowo Dilantik, WALHI se-Sulawesi Serukan 7 Rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto

Prabowo Dilantik, WALHI se-Sulawesi Serukan 7 Rekomendasi kepada Presiden Prabowo Subianto

K
Kamsah

Penulis

Tak hanya nikel, perkebunan sawit juga menjadi masalah besar di Sulawesi Tengah. Selama dua dekade terakhir, perluasan perkebunan sawit seluas 127.582 hektar telah mengakibatkan degradasi lingkungan dan memicu konflik lahan dengan masyarakat adat.

Kritik Keras terhadap Warisan Kebijakan Jokowi

Andi Rahman, Direktur WALHI Sulawesi Tenggara, secara tegas mengkritik kebijakan Presiden Jokowi selama dua periode terakhir. Menurutnya, fokus pada industrialisasi dan hilirisasi justru mengorbankan masyarakat lokal.

“Hilirisasi nikel dan perkebunan sawit di Sulawesi telah merampas hak-hak rakyat, menghancurkan lingkungan, dan memicu kriminalisasi terhadap para pejuang lingkungan,” ungkapnya.

Ia juga menyoroti dampak negatif dari UU Cipta Kerja yang menurutnya memperburuk kondisi pengelolaan sumber daya alam dan membuka celah bagi korupsi.

Baca Juga

Sulawesi Barat: Penyangga Ibu Kota Negara, Harga yang Harus Dibayar

Sementara itu, Asnawi, Direktur WALHI Sulawesi Barat, mengungkapkan dampak dari penetapan Kalimantan Timur sebagai lokasi Ibu Kota Negara (IKN). Sulawesi Barat, yang berdekatan dengan IKN, kini menjadi wilayah penyangga dengan aktivitas tambang yang melonjak.

“Saat ini, ada sekitar 70 IUP di empat kecamatan, ditambah 17 pelabuhan yang dibangun untuk mengirimkan bahan baku ke IKN. Ini membuat Sulawesi Barat menghadapi ancaman kerusakan lingkungan yang serius,” jelasnya.

Rekomendasi WALHI: Desakan Tegas untuk Prabowo Subianto

Di akhir konferensi, Muhammad Al Amin, Direktur WALHI Sulawesi Selatan, menyampaikan tujuh rekomendasi penting bagi Presiden Prabowo Subianto.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.