Terkini.id, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan bahwa simpanan daerah terus naik mencapai Rp226 triliun hingga November 2021. Kabar ini terkuat di tengah defisit Anggaran Penerimaan Dan Belanja Negara (APBN), sehingga membuat membuat Presiden Jokowi geram.
Selanjutnya Direktur Jenderal Keuangan Daerah Kemendagri Ardian Noervianto memastikan bahwa pemerintah daerah tidak ada niat untuk menimbun uang. Ia menjelaskan bahwa uang itu akan digunakan setelah tagihan pengerjaan proyek diterima dari kontraktor.
“Bukan, tagihan pihak ketiga ke pemda belum masuk di November. Jadi, bukan diendapkan untuk mendapatkan bunga, tidak ada,” kata Ardian, Rabu 24 November 2021.
Kemudian Ardian juga mengatakan bahwa banyak pemda yang baru melelang proyek pada bulan Mei dan Juni. Dikabarkan proyek-proyek itu baru akan rampung akhir November hingga pertengahan Desember.
Di saat yang sama, pemasukan daerah dari pajak dan retribusi meningkat di akhir tahun. Oleh sebab itu, simpanan pemda di bank terlihat terus membesar.
“Kecenderungan di pemda, pada 2020 dan 2021, pembayaran termin ketiga November-Desember, biasanya minggu kedua Desember langsung turun (jumlah simpanan di bank),” kata Ardian.
Selanjutnya ia mengakui perlu ada pembenahan sistem lelang agar anggaran tidak tersimpan lama di bank. Ardian mengatakan akan menerapkan kebijakan baru pada 2022.
“Untuk 2022, nanti ada surat dengan LKPP untuk sebut saja melakukan lelang dini agar mudah-mudahan di bulan Agustus sudah rampung kegiatannya sehingga penyerapan APBD tidak harus di akhir tahun,” ucapnya.
Seperti yang dilansir dari CNN Indonesia bahwa Presiden Jokowi geram karena simpanan pemda di bank terus meningkat. Ia menyebut total APBD di bank mencapai Rp226 triliun pada 2021.
Padahal, seperti yang diketahui pemerintah pusat sedang mengalami defisit hingga Rp548 triliun. Sebagian defisit itu terjadi karena pemerintah pusat harus melakukan transfer ke pemerintah daerah.
“Ini perlu saya ingatkan, uang kita sendiri saja tidak digunakan. Kok kejar-kejar orang lain untuk uangnya masuk? Logikanya enggak kena,” kata Jokowi pada Rakornas Kementerian Investasi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
