Makassar Terkini
Masuk

PTM Terbatas Tingkat SD Mulai 1 November di Kota Makassar

Terkini.id, Makassar – Usai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas bagi siswa SMP, kini Dinas Pendidikan Kota Makassar bakal melakukan simulasi terhadap pelajar SD pada 1 November 2021 mendatang.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar Amalia Malik mengatakan simulasi PTM tingkat SD tak jauh berbeda dengan siswa SMP yang sudah lebih dahulu menggelar tatap muka selama 2 pekan terakhir.

Perbedannya hanya terletak pada vaksinasi. Pasalnya, siswa SD tidak mendapatkan vaksinasi lantaran dianggap belum cukup umur.

“Kalau SD kan memang tidak boleh divaksin, tapi kita berharap imunnya anak-anak itu sehat dan baik,” kata Amalia, Kamis, 21 Oktober 2021.

Amalia pun memastikan pelaksanaan PTM bakal berlangsung dengan sangat ketat, utamanya bagi tenaga pendidik.

Adapun dijumlah sekolah yang akan menggelar PTM dilaporkan berjumlah 5 sekolah. Masing-masing 3 sekolah negeri dan 2 sekolah swasta.

Pihaknya masih dalam tahap verifikasi sehingga dirinya belum bisa menyebut kelima sekolah yang layak menggelar PTM. Hal ini akan diumumkan pada akhir bulan ini.

“Itu sudah kita bicarakan. 1 November rencananya, 3 sekolah negeri, 2 sekolah swasta. Jadi rencananya sama seperti SMP, kita coba dulu dua minggu,” urainya.

Sementara simulasi PTM yang digelar selama dua pekan terkahir dilaporkan belum menemui kendala. Amalia mengatakan pihaknya mempertimbangkan kembali penambahan jumlah PTM dalam sepekan ke depan lantaran banyaknya permintaan dari sekolah.

“Bisa dibilang antusiasme sekolah ini sangat tinggi, bahakan semua sekolah berharap minggu depan PTM bisa ditambah lagi. Makanya kita sudah pertimbangkan untuk membuka SD,” bebernya.

Sementara itu Anggota Komisi D Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Kota Makassar Yeni Rahman mengharapkan disdik mengalokasikan anggaran khusus untuk peningkatan imun anak-anak selama PTM.

“Mereka harusnya diberi gizi khusus untuk memperkuat imunnya, apalagi anak-anak (SD) ini tidak bisa divaksin,” katanya.

Dia berharap simulasi PTM jenjang SD-SMP mampu mengejar ketertinggalan, siswa selama dua tahun terkahir.

“Apalagi sudah banyak laporan orang tua yang mengeluh, sudah tidak mampu lagi urus anaknya,” pungkasnya.