Terkini, Maros – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengajak para petani terdaftar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk segera mengoptimalkan penyerapan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2025.
Hal ini disampaikan oleh General Manager Regional 4 Pupuk Indonesia, Wisnu Ramadhani dalam kegiatan “Rembuk Tani dan Tebus Bersama”.
Pada kegiatan yang dihadiri oleh 350 petani, pemilik kios, penyuluh, dan jajaran pemerintah daerah ini, Wisnu menekankan bahwa para petani terdaftar untuk memanfaatkan alokasi subsidi pupuk yang ditetapkan pemerintah.
Dia menekankan bahwa petani yang tidak menebus kuotanya sesuai e-RDKK berisiko tidak terdaftar kembali sebagai penerima pupuk bersubsidi pada tahun depan.
“Kami ingin memastikan setiap butir pupuk bersubsidi jatuh ke tangan yang tepat dan digunakan untuk meningkatkan produktivitas. Masih banyak alokasi di Maros yang belum terserap,”bebernya.
- Pupuk Indonesia Pastikan Penebusan Pupuk Bersubsidi di Amali dan Cina Sesuai HET
- Ferdinand Sinaga Perkuat Dokter Koboi FC, Siap Jadi Kuda Hitam di Wali Kota Makassar Cup 2026
- Harga Pupuk Subsidi di Bone Tembus Rp110 Ribu, DPRD Sulsel Soroti Dugaan Permainan Distribusi
- Stadion Ganggawa Kembali Bergairah, Bupati Syaharuddin Alrif Resmi Buka Sidrap Cup 2026
- Pupuk Indonesia, Penyuluh dan Petani Klarifikasi Pemberitaan Soal HET dan Penjualan Paket di Bone
Sampai pertengahan tahun ini, kata dia penyerapan pupuk subsidi di Kabupaten Maros baru mencapai 38% dari alokasinya di tahun 2025. Oleh karena itu, kami mengingatkan bahwa data penebusan tahun ini akan menjadi acuan utama untuk pendataan e-RDKK tahun depan.
“Kami mengimbau para petani untuk segera menebus haknya agar tidak berisiko kehilangan status sebagai penerima subsidi di masa mendatang,” demikian kata Wisnu.

Wisnu menambahkan, komitmen Pupuk Indonesia tidak berhenti pada penyaluran saja. Pihaknya akan terus memberikan pengawalan hingga tingkat petani melalui peran aktif Account Executive (AE) dan Assistant Account Executive (AAE) di lapangan.
“Kami juga akan menggencarkan sosialisasi uji tanah agar petani dapat memahami kondisi lahannya, sehingga penyerapan nutrisi lebih efektif dan produktivitas meningkat,”ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Chaidir Syam, selaku Bupati Maros memberikan dukungan penuh.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
