Dia menginstruksikan seluruh jajarannya, mulai dari dinas pertanian hingga para penyuluh di lapangan untuk terus bekerja sama mengawal penyerapan pupuk subsidi dan memfasilitasi petani.
“Ini adalah kepentingan kita bersama. Pemerintah daerah, Pupuk Indonesia, distributor, hingga kios harus bersinergi. Mari kita kawal bersama agar petani kita tidak dirugikan dan penyerapan pupuk di Maros bisa optimal,” ujar Bupati Chaidir Syam.
Seruan tersebut direspons positif oleh para petani yang hadir.
Dalam kegiatan yang turut didukung oleh Asosiasi Distributor Pupuk Indonesia (ADPI) ini, berhasil mencatat penebusan langsung pupuk bersubsidi sebanyak 58,84 ton, yang terdiri dari 26,62 ton pupuk Urea dan 32,22 ton pupuk NPK Phonska.
Jumlah penebusan ini menjadi cerminan antusiasme para petani yang hadir dalam kegiatan tersebut.
- PMSM SulSel Dorong Transformasi Kepemimpinan lewat Coaching Culture di HR Meet and Talk 2026
- SERABI 2026 Jadi Ajang Grab Edukasi UMKM Perempuan Kelola Bisnis Anti Boncos
- Melayani Tanpa Batas Waktu, Disdukcapil Jeneponto Buka Layanan di Hari Libur, Terbitkan 119 Dokumen
- Korban Penganiayaan di Tamalatea Terbaring Lemas, Diduga Pelaku Lebih dari 1 Orang, Kapolsek Bilang ini
- Kuliah Umum Prodi MHU UIN Alauddin Makassar Hadirkan Wakil Menteri Haji dan Umrah RI
Pupuk Indonesia akan terus melakukan sosialisasi dan pendampingan serupa untuk memastikan program pupuk bersubsidi pemerintah berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkontribusi nyata pada ketahanan pangan nasional.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
