Puskesmas Jongayya Target Akreditasi Paripurna

Ketua Tim Surveior Puskesmas Jongayya, Kota Makassar Anwar melakukan Survei Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP pada Puskesmas Jongayya.

Terkini.id,Makassar – Ketua Tim Surveior Puskesmas Jongayya, Kota Makassar Anwar melakukan Survei Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama atau FKTP pada Puskesmas Jongayya.

Komisi Akreditasi  FKTP Kementerian Kesehatan RI mulai bertugas mulai tanggal 25-27 Juni 2019.

Anwar mengatakan akreditasi FKTP merupakan pengakuan yang diberikan lembaga independen penyelenggara akreditasi yang ditetapkan oleh menteri kesehatan setelah memenuhi standar akreditasi.

Ia menuturkan bahwa manfaat akreditasi memberikan keunggulan kompetitif antara FKTP, menjalin pelayanan kesehatan primer yang berkualitas.

“Meningkatkan pengelolaan riset dan pendidikan staf, meningkatkan keamanan dalam bekerja, membangun dan meningkatkan kerja tim antar staf, serta menghindari variasi dalam pelayanan ketertiban pendokumentasian dan konsistensi dalam bekerja,” kata dia saat ditemui di Puskesmas Jongayya, Selasa, 25 Juni 2019.

Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Jongayya, Nurhayati menuturkan bahwa, sebelumnya, pada tahun 2016 April, Puskesmas Jongayya sudah mendapatkan akreditasi Utama.

Hasil penilaian akreditasi Puskesmas, antara lain, pada tingkatan paling rendah mulai dari tidak Terakreditasi, Dasar, Madya, Utama, hingga Paripurna.

“Kebetulan Survei kemarin langsunv dapat akreditasi Utama. Sekarang kembali diadakan survei akreditasi seperti ini untuk melihat peningkatan mutu pelayanan di Puskesmas,” kata Nurhayati.

Dia berharap penilaian akreditasi untuk Puskesmas Jongayya bisa mendapatkan paripurna. Ia menyebut, telah melakukan persiapan dan peningkatan mutu kesehatan selama ini.

Kendati begitu, ia menilai akreditasi semacam itu hanya formal saja. Hakikatnya, kata dia, siklus perbaikan manajemen dilakukan setiap saat.

“Perbaikan manajemen dalam meningkatkan mutu secara berkesinambungan dan tentu secara efektif,” ujarnya.

Ia mencontohkan dengan memberikan pelayanan dan akses untuk menjangkau kesehatan supaya menuju masyarakat yang sehat dan mandiri.

“Penilaian (akreditasi) itu hanya jalan masuk untuk memotivasi kami untuk memberikan mutu pelayanan kesehatan,” tutupnya.

Berita Terkait
Komentar
Terkini