Puting Beliung yang Terjang 3 Kecamatan di Soppeng Rusak Puluhan Rumah

Puting Beliung yang Terjang 3 Kecamatan di Soppeng Rusak Puluhan Rumah

Terkini.id, Soppeng – Puting beliung menerjang tiga Kecamatan di Kabupaten Soppeng Sulawesi Selatan, merusak 57 rumah. Adapun ketiga kecamatan tersebut yakni, kecamatan Marioriawa rusak 27 rumah, Kecamatan Donri-donri rusak 28 rumah dan Kecamatan Ganra ada 2 unit rumah.

Angin puting beliung yang disertai hujan deras ini melanda tiga Kecamatan di Soppeng dan merusak rumah warga itu terjadi Minggu, 5 Januari 2020 sekitar pukul 17.00 sore kemarin.

Selain itu, Desa Labokong yang beberapa bulan lalu turut terkena angin puting beliung masih melakukan pemulihan akibat bencana tersebut.

Warga Labokong, Cokka menuturkan bahwa anging puting beliung yang melanda rumah warga sekitar pukul 17.00 sore kemarin disertai dengan hujan deras.

”Hujan deras lalu angin kencang,”ucapnya.

Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Soppeng, Rohyanti mengatakan saat ini pihaknya melakukan pendataan rumah-rumah yang diterjang angin puting beliung bersama tim TRC Soppeng.

“Kami sementara melakukan pendaatan rumah yang diterjang angin puting beliung. Dan TRC BPBD akan berkordinasi pemerintah setempat di tiga kecamatan,” ucapnya

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, akan tetapi puluhan rumah rusak parah dan rusak ringan. Bahkan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.

Komentar

Rekomendasi

Gubernur Sulsel Tinjau Jalan Pintas Soppeng-Barru

1 Pasien Positif Corona Asal Soppeng, Jubir: Itu Warga Pendatang

Update Corona Kabupaten Soppeng, Jumlah ODP Bertambah Jadi 4 Orang

Andi Kaswadi Pimpin Tim Covid-19 Soppeng Semprot Disinfektan

Dua Warga ODP Covid-19 di Soppeng Dalam Pengawasan Tim Kesehatan

Kaswadi Razak Pantau Satgas Gugus Pengendalian Virus Corona di Perbatasan Soppeng

Cegah Virus Corona, Pemda Soppeng Lakukan Pemeriksaan di Perbatasan

Cegah Penyebaran Corona, Pemda Soppeng Tunda HJS ke-759

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar