Terkini.id – Desa Bojongkoneng Kevamayan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat mengalami pergeseran tanah atau dikenal juga dengan likuifaksi, Rabu 10 Februari 2021.
Akibat pergeseran tanah tersebut menyebabkan 10 keluarga jadi korban di Kampung Tapos Bogor. Namun tak ada korban meninggal dunia.
Mengutip suaracom, jaringan terkini.id, Kapolsek Babakanmadang, Kompol Silfia Sukma Rosa mengatakan ada beberapa rumah yang mengalami pergeseran tanah di Kampung Tapos, Desa Bojongkoneng.
“Beberapa rumah di Bojongkoneng mengalami pergeseran tanah, kita sudah tangani itu,” kata Kompol Silfia.
Menurutnya, beberapa rumah itu mengalami kerusakan pada bagian tembok dan lantai akibat pergeseran tanah.
- Seruan Tindakan Tegas, Aktivis Jeneponto Minta BGN Tutup SPPG, Telusuri Kasus Hingga Masalah Keuangan
- Peringati Hari Bumi, Melia Makassar Bersihkan Kawasan Masjid 99 Kubah
- PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Sindikasi Berbasis ESG Setara Hampir Rp13 Triliun
- Four Points Makassar Luncurkan Menu Baru Chinese Food, Bisa Order untuk Tamu Pernikahan
- Pasca Pembukaan, Satgas TMMD Ke-128 Geliat Bangun Rumah Layak Huni di Desa Arpal
“Akibat pergeseran itu, menyebabkan tembok dan lantai rusak,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, pihaknya telah melakukan evakuasi kepada sejumlah warga yang terkena dampak.
“Ada 10 keluarga yang berhasil kami evakuasi akibat bencana pergeseran tanah ini,” imbuhnya.
Untuk sementara, lanjutnya, keluarga tersebut dievakuasi di rumah kerabat dan saudaranya di tempat yang lebih aman.
ia menambahkan, bahwa pada peristiwa pergeseran tanah tersebut tidak ada korban jiwa.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
