Ramoy Markus Luntungan, Birokrat Berpengalaman Siap Memimpin Minahasa Utara

Ramoy Markus Luntungan
Ramoy Markus Luntungan

Terkini.id, Manado – Sebagai seorang birokrat yang punya segudang pengalaman di pemerintahan, Ramoy Markus Luntungan tidak berhenti untuk mengabdikan hidupnya kepada masyarakat.

Ramoy merupakan Bupati pertama Minahasa Selatan (2005-2010). Birokrat senior ini juga menjadi Penjabat Bupati pertama saat Kabupaten Minahasa Selatan terbentuk pada 2003 silam.

Kini, Ramoy mendapat dukungan banyak masyarakat untuk memimpin Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Dukungan yang besar tersebut membuat Ramoy menjadi satu dari beberapa kandidat terkuat Bupati Minahasa Utara periode 2020-2015.

Ramoy pun menyambut dukungan masyarakat yang besar itu, dengan mendaftarkan dirinya untuk maju dalam Pilkada Minahasa Utara di DPD Partai Golkar, pada Kamis 29 November 2019 lalu.

Menarik untuk Anda:

Meskipun, dia juga tetap menjaga peluang untuk menjadi kandidat Bupati lewat jalur independen.

Ramoy, sebagai birokrat ulung yang pernah menempati berbagai jabatan pemerintahan dari tingkat kecamatan hingga pusat, tetap mengedepankan politik yang santun.

“Masih ada beberapa parpol yang membuka pintu untuk saya. Dan itu kan tidak mungkin ditolak,” kata RML dikutip dari komentar.co.

Pria yang lahir di Sagerat,19 November 1952 itu, dinilai punya kemampuan besar untuk memajukan dan memaksimalkan sumber daya alam yang kaya di Minahasa Selatan.

Apalagi, dia sering menjadi camat bahkan merangkap sebagai camat saat menjadi Bupati di Minahasa Selatan.

“Minut adalah daerah yang memiliki potensi dan kekayaan alam lebih banyak dibandingkan dengan kabupaten kota lain di Sulut. Saya lihat sosok RML (Ramoy Markus Luntungan) sangat mumpuni jika maju sebagai Calon Bupati Minut,” kata tokoh masyarakat Minahasa Utara, Petrus Yohanes Luntungan dikutip dari beritamanado.

Menurut Petrus Luntungan, RML menggambarkan karakter asli orang Tonsea yang mengabdi 100 persen untuk rakyat.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Tantangan Relawan COVID-19: Bergerak Tanpa Boleh Berkumpul

Update Pasien Sembuh Covid per 29 Oktober, Capai 329.778 Orang

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar