Terkini.id, Masamba – Kepedulian terhadap warga Luwu Utara, Sulawesi Selatan yang terdampak banjir bandang dan Covid-19 terus menjadi perhatian pemkab Luwu Utara.
Pemerintah Daerah Luwu Utara melalui Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, dan UKM (DP2KUKM) akan memberikan dana stimulan berupa bantuan modal bagi 846 unit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Bantuan tersebut tentunya sebagai
bentuk kepedulian Pemkab terhadap warga yang terdampak banjir dan Covid-19 di kabupaten Luwu Utara.
Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat meresmikan lokasi pelaku UKM di Sentral Bisnis Masamba mengatakan
Pemerintah mengalokasikan anggaran khusus untuk pelaku UMKM terdampak Covid-19 dan juga bagi korban banjir bandang senilai Rp600.000 selama tiga bulan.
“Tapi, saya minta agar dicairkan sekaligus senilai Rp1.800.000, sebagai bantuan modal untuk pemulihan ekonomi,” kata Indah saat meresmikan Sentra Bisnis Masamba, Senin 17 Agustus 2020 kemarin.
- Manajemen JS Mineral Lakukan Investigasi Menyeluruh Terkait Dugaan Partikel Hitam pada Produk Air Mineral
- Tak Perlu Jauh-jauh, Bareskrim Polri Serahkan Laporan Bupati Gowa ke Polda Sulsel
- Kallafriends Reopening Booth di MaRi, Ramaikan Pesta Bola Dunia 2026
- Asmo Sulsel Hadirkan Promo Kicau Honda, DP Mulai Rp700 Ribu dan Hemat hingga Rp8 Juta
- Siap-Siap! Puncak Kemarau 2026 Berlangsung Juli-September, Ini Imbauan BMKG
Tak hanya bantuan modal bagi UMKM, Indah menyebutkan, pemerintah juga menyiapkan 150 tenda dan 150 gerobak secara gratis.
“300 unit tenda dan gerobak ini akan diberikan kepada UMKM yang memiliki tenda maupun gerobak yang rusak/hilang pasca banjir bandang pada 13 Juli 2020 lalu,”bebernya.
Disebutkan juga bahwa P
peresmian lokasi UKM di Sentral Bisnis ini maupun bantuan modal bagi UMKM merupakan satu langkah kita untuk bangkit dan terus maju ke depan.
“Kita boleh saja sedih dengan apa yang terjadi, tapi tidak untuk terus terpuruk,” tutur bupati perempuan pertama di Sulsel ini.
Sisi lain yang patut untuk mendapat apresiasi positif, lanjut Indah, adalah kemampuan sebuah UMKM untuk memberikan kontribusi nyata dalam penerapan tenaga kerja.
Dengan demikian sangat berarti untuk membantu Pemda dalam menanggulangi masalah keterbatasan lapangan kerja dan pengangguran.
“Oleh karena itu, Pemda selalu berharap UMKM akan selalu tumbuh dan bisa bangkit lebih maju dan menjadi pilar yang akan mendukung konsep pembangunan ekonomi kerakyatan di Luwu Utara,” tandas Bupati IDP yang juga Ketua PMI Luwu Utara itu.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
