Terkini.id, Sulsel – Rektor Universitas Pertahananan Republik Indonesia (Unhan RI), Laksamana Madya TNI Prof Amarulla Octavian mengakui, berbagai potensi yang dimiliki Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Mulai dari sektor industri, pertanian, perikanan dan keluatan serta potensi pariwisata.
“Bapak Sekda ini Sulawesi Selatan adalah Daerah strategis dari berbagai potensi yang dimilikinya. Mulai dari pariwisata, pertanian, Pertahanan dan sejumlah potensi lainnya,” ungkap Prof Amarulla dalam sambutannya, Senin 6 Febuari 2023.
Kendati demikian, Pemprov Sulsel juga di anggap perlu memperhatikan bagaimana pembaharuan energi. Apalagi, Sulsel adalah jalur ekonomi sebagai penjangga calon ibu kota baru Negara.
“Maka perlu melakukan pembaharuan energi baru, apalagi Sulawesi Selatan adalah jalur ibu kota negara dan ketahanan militer,” lanjutnya.
- Gubernur Sulsel Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, 270 Siswa Siap Wujudkan Mimpi
- Dipusatkan di Ruas Bua-Rantepao, Gubernur Sulsel Groundbreaking MYP Paket 6 untuk 20 Ruas Jalan
- Persenijar PGRI Sulsel Digelar di Sidrap, Gubernur: Saya Tidak Bisa Bikin Apa-Apa Kalau Bukan karena Guru
- Program MYP Dipuji DPRD Sulsel, Fraksi Nasdem: Gubernur Sulsel Layak Disebut Bapak Pembangunan
- Jalan Lingkar Unhas Masuki Tahap Betonisasi, Gubernur Sulsel: Demi Kelancaran Mobilitas Warga
Sementara itu, Pj Sekprov Sulsel, Andi Aslam Patonangi mengaku, pertahanan negara pada dasarnya di laksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta (Sishankamrata), yang menempatkan TNI sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai komponen cadangan dan pendukung, dimana setiap warga negara mempunyai kewajiban untuk ikut serta dalam usaha pertahanan negara.
Namun, Pertahanan Nasional tidak hanya sebatas bergantung pada kinerja TNI POLRI. Diperlukan pengelolaan sumber daya nasional yang baik dalam menunjang pertahanan negara.
“Pengelolaan sumber daya nasional ini sangat penting di lakukan untuk menyiapkan rakyat sebagai komponen cadangan, dan komponen pendukung pertahanan negara sehingga dapat mendukung komponen utama pertahanan negara,” ungkapnya.
“Tanpa adanya pengelolaan sumber daya nasional tentunya upaya untuk mewujudkan sistem pertahanan semesta akan mengalami kendala dan hambatan,” lanjutnya.
Apalagi, kunci ketahanan daerah sumber daya manusia yang kompeten dukungan pemerintah sumber daya alam yang melimpah dan well-maintained eksistensi komponen cadangan sebagai upaya pertahanan negara di daerah.
Begitu juga dengan, peraturan pemerintah republik indonesia nomor 3 tahun 2021 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara, tentang komponen cadangan adalah sumber daya nasional yang telah disiapkan untuk di kerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama.
Provinsi Sulsel menekankan sektor pertanian sebagai prioritas di karenakan sumber daya yang melimpah yang tentunya dengan fasilitas yang menunjang dan dukungan pemerintah akan memaksimalkan produksi.
“Salah satu program Pemprov Sulsel ialah Mandiri Benih, yaitu penyaluran bibit-bibit benih unggul gratis yang mendongkrak produksi hasil pertanian. Hasilnya, sukses menjadikan Provinsi Sulawesi Selatan menempati Peringkat Ketiga Nasional Indeks Ketahanan Pangan Provinsi,” tutupnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
