Relawan Andi Zunnun Semprot Disinfektan 31 Masjid di Biringkanaya

Terkini.id, Makassar – Upaya penanganan pandemi global virus Corona di Indonesia, terus dilakukan dengan pencegahan terhadap penyebaran yang lebih luas di tengah masyarakat.

Warga sudah diimbau mengurangi mobilitas dari satu tempat ke tempat lainnya. Melakukan pembatasan sosial, serta mengurangi kerumunan yang membawa risiko penyebaran Covid-19.

Bentuk pencegahan lain adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal dan fasilitas umum.

“Seperti rumah ibadah,” kata Andi Zunnun Nurdin Halid, Senin 23 Maret 2020.

Selama dua hari melakukan penyemprotan disinfektan di Kecamatan Biringkanaya, Relawan Zunnun sudah masuk ke 31 masjid. Dengan harapan, warga yang masih melaksanakan salat di masjid bisa terhindar dari Virus Corona.

“Alhamdulillah kegiatan kami disambut baik oleh warga,” kata Koordinator Penyemprotan, Maulana.

Relawan Zunnun akan terus melakukan upaya penyemprotan, sampai kondisi dinyatakan aman oleh pemerintah.

Penyemprotan cairan disinfektan diharapkan membunuh virus, bakteri dan kuman di sekitar tempat tinggal warga.

“Tapi yang lebih utama adalah warga mulai sekarang terapkan hidup bersih dan jaga kesehatan,” ungkap Maulana.

Sebelumnya Presiden Jokowi telah mengeluarkan imbauan belajar dari rumah, bekerja dari rumah, dan beribadah di rumah.

“Betul-betul harus kita sampaikan terus sehingga betul-betul bisa dijalankan secara efektif di lapangan,” kata Jokowi.

Komentar

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cegah Corona, PMI Makassar Semprot Disinfektan Dua Perumahan Dosen

Gandeng PMI Makassar, PT Bintang Salurkan 1000 APD ke Sejumlah RS

DPRD Makassar Alokasikan Rp10 Miliar Untuk Penanganan Covid-19

KM Lambelu Dikarantina 2 Mil Dari Dermaga Makassar

Pemkot Makassar Belum Terapkan PSBB, Ini Tanggapan Ketua DPRD

Hindari Politisasi Penyaluran Bantuan Dampak Covid-19

Jurnalis distribusikan APD di 11 Kecamatan Kota Makassar

PMI Makassar Semprot Disinfektan Balai Kota

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar