Terkini.id, Makassar — Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menuturkan tiga proyek dengan dana jumbo yang gagal tender dini pada 2022 tersandung masalah administrasi.
Ia pun memastikan pihaknya bakal melakukan perbaikan sehingga pengerjaannya tidak akan meleset dari target Desember 2023 dan 2024 mendatang.
Adapun tiga proyek tersebut, antara lain, Makassar Cor City Arena (Macca) dan Sirkuit yang diajukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dengan anggaran Rp270 milliar. Kedua, pembangunan gedung dan kantor PKK, Dekranasda dan UMKM Center dengan pagu anggaran Rp33,9 milliar yang diajukan oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Makassar.
Ketiga, yaitu proyek Makassar Government Center (MGC) and Services, dengan pagu anggaran Rp200 milliar yang juga diajukan oleh DPU Makassar. Dua dari tiga proyek yang gagal lelang tersebut merupakan proyek multiyears hingga 2024 mendatang.
“Jadi tidak akan terlambat, tetap November Desember itu bisa selesai (pengerjaannya),” kata Danny Pomanto, Jumat, 3 Februari 2023.
- May Day 2026 di Makassar Disiapkan Meriah, Wali Kota Munafri: Harus Jadi Momentum Kebahagiaan Buruh
- Rakor Bersama Forkopimda, Wali Kota Makassar Appi Matangkan Pengamanan May Day Fest 2026
- Wali Kota Munafri Bersama Wamenbud RI Bahas Event Nasional KMI 2026 Dipusatkan di Makassar
- Hemat Anggaran, Munafri Arifuddin Andalkan Mobil Listrik Warisan Pemerintahan Lama
- Wali Kota Makassar Sampaikan LKPJ 2025, Ekonomi Tumbuh 5,3 Persen
Dia menjelaskan gagal lelangnya sejumlah proyek ini memang sangat wajar melihat adanya masalah pada dokumen. Menurutnya dalam proses lelang, apalagi proyek besar, mesti dilakukan dengan ekstra hati-hati. Termasuk memastikan tak ada kesalahan satupun pada prosesnya.
“Ini menyangkut masalah hukum yang bisa menjerat, apalagi dari pengalaman sebelumnya, sejumlah pejabat masih takut untuk melakukan lelang. Dari pada nanti bermasalah, lebih bagus kita batalkan dulu. Administrasi yang dalam tanda kutip tidak sempurna, kita kan takut itu kan,” terangnya.
Kegagalan lelang ini sebelumnya ditanggapi kepala ULP Makassar, Sibly Muhammad. Dia mengatakan urusan batal lelangnya ketiga proyek itu tidak diketahui pasti pihaknya. Sebab dilakukan oleh pejabat sebelumnya.
“Itu kita tidak tahu karena yang batalkan itu adalah pejabat sebelumnya,” imbuhnya.
Sebagaimana yang dihimpun alasan pembatalan lelang tersebut tercantum pada layanan Pengadaan Secar Elektronik (LPSE) dimana secara umum terjadi masalah pada dokumen adminstrasi lelang.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
