Masuk

Reuni 212 Batal Digelar, Rudi Kamri: Bohir Minta Uangnya Dikembalikan

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa atau LKAB, Rudi Kamri menanggapi soal penyelenggaraan acara Reuni 212 yang batal digelar.

Rudi Kamri mengatakan, pihak penyokong dana yang disebutnya sebagai bohir kini meminta uang mereka dikembalikan gegara penyelenggaraan reuni 212 tersebut batal digelar.

Menurut Rudi, acara reuni akbar yang diselenggarakan oleh Persaudaraan Alumni (PA) 212 kemarin gagal total lantaran mendapat sejumlah penolakan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah

Adapun di sejumlah lokasi seperti di kawasan Jakarta Pusat, massa aksi reuni 212 tercerai-berai lantaran aksinya tidak mendapatkan izin.

Alhasil, kata Rudi, para bohir alias penyokong dana acara tersebut dikabarkan meminta tanggung jawab kepada panitia penyelenggara Reuni Akbar 212.

Bohir yang dimaksud Rudi Kamri terdiri dari berbagai kalangan mulai dari kelompok mantan penguasa hingga purnawirawan jenderal.

Baca Juga: Habib Bahar Bin Smith Kembali Ungkit Kasus Brigadir J dan KM 50

Hal itu diungkapkan Rudi S Kamri dalam videonya yang tayang di kanal YouTube Kanal Anak Bangsa, seperti dilihat pada Jumat 3 Desember 2021.

“Jadi kesimpulannya di reuni 212 kali ini pesertanya kocar-kacir, panitianya sekarang dikejar-kejar bohir,” ujar Rudi S Kamri.

Menurutnya, sudah menjadi rahasia umum bahwa panitia Reuni 212 telah mengajukan proposal terkait perhelatan acara tersebut.

“Karena sudah jadi rahasia umum bahwa mereka selama ini mengajukan proposal perhelatan reuni 212, entah kepada mantan penguasa, entah mantan jenderal, entah di kelurga yang 32 tahun menguasai Indonesia. Banyak proposal dan ternyata acaranya gagal bahkan tidak terwujud,” tuturnya.

Baca Juga: Tolak Masjid Eril Pakai Dana Masyarakat, Rudi Kamri: Terlalu Berlebihan

Ia pun menilai, gagalnya Reuni Akbar 212 tak lain lantaran proses dan niatnya yang buruk sehingga alam semesta seakan tidak merestuinya.

“Reuni 212 gagal total, itu membuat saya bahagia. Alam dan semesta sudah menunjukkan bahwa kalau niat, intens dan prosesnya tidak bagus, maka hasilnya gagal,” kata Rudi.

Lantaran panitia reuni 212 gagal mengumpulkan massa yang besar, menurut Rudi, maka para penyokong dana tentunya akan meminta pertanggungjawaban.

“Sekarang rasakan kalian harus mempertanggungjawabkan keuangan kepada para bohir. Bohir menginginkan adanya kerumunan besar, kalau perlu ada kerusuhan karena bohir akan memanfaatkan kesempatan ini. Ternyata tidak terjadi. Alhamdulillah TNI-Polri solid,” ungkapnya.

Mengutip Hops, Rudi Kamri pun menyebut bahwa sekarang ini para bohir meminta kembali uang mereka dari panitia reuni 212 lantaran acara tersebut batal digelar.

“Sekarang para bohir minta uangnya dikembalikan, ini saya dengar-dengar begitu. Mereka (panitia reuni 212) mau berkelit model apapun, ngeles ke sana ke mari, kalian kena batunya,” ujarnya.