Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana menanggapi pernyataan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang akan mengerahkan pasukannya di acara reuni 212.
Cipta meminta Jenderal Dudung Abdurachman tidak menguras tenaga untuk hadapi reuni 212 yang akan digelar di Masjid Az-Zikra di Bogor, Jawa Barat.
Malahan, Cipta menyarankan agar Jenderal Dudung lebih fokus pada ancaman nyata yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Salah satunya menurut Cipta ialah ancaman KKB Papua yang tergabung dalam Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).
Di mana kelompok tersebut bahkan secara terang-terangan telah mengklaim membunuh sembilan aparat TNI dan Polri beberapa waktu lalu.
- Jelang Pemilu 2024, Ini Seruan KSAD Jenderal Dudung ke Prajurit TNI AD
- Wali Kota Makassar Sambut KSAD Dudung, Paparkan Program Ojol Day dan Longwis
- Presiden Arema ke KSAD Dudung: TNI Banyak Selamatkan Nyawa di Kanjuruhan
- KSAD Dudung soal Pernyataan Effendi Simbolon: Jangan Jadi Ayam Sayur
- Jenderal Andika dan KSAD Dudung Disebut Tidak Harmonis, Effendi Simbolon: Ego Mereka Merusak Tatanan
“Lebih baik Jenderal Dudung fokus kesini daripada sibuk ngurusin reuni 212 yang selama ini aman-aman saja. Iya nggak sih?” ujar Cipta lewat akun Twitter pribadinya, dikutip dari Berita Politik RMOL, Rabu 1 Desember 2021.
Sebelumnya, lewat Podcast Deddy Corbuzier, Jenderal Dudung dengan tegas mengatakan bahwa jajaran TNI AD akan turun tangan dalam Reuni PA 212 yang digelar di Masjid Az-Zikra di Bogor, Jawa Barat.
Dikatakan Jenderal Dudung, kondisi tersebut dilakukan jika reuni menimbulkan kekacauan atau pelanggaran hukum lainnya.
“Turunlah kita, pasti dengan polisi. Pasti polisi dengan TNI. Kita selama ini berkolaborasi baik dengan polisi,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
