Kepala Dukuh Pangukrejo, Subagyo, menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif dari para alumni.
Ia menyebut penanaman pohon sebagai langkah penting dalam menjaga kelestarian alam di wilayah yang sangat rentan terhadap dampak perubahan iklim dan bencana.
“Resapan air di wilayah ini cukup baik, debitnya juga lumayan besar. Sejak erupsi Merapi 2010, penanaman pohon memang terus digiatkan,” paparnya.
Secara garis besar, Subagyo berharap pohon-pohon ini akan tumbuh subur dan bisa dinikmati hasilnya di masa depan.
Ia juga menambahkan, bahwa masyarakat akan turut berperan aktif dalam merawat pohon-pohon tersebut sebagai bentuk gotong royong dalam pelestarian alam.
- Perkuat Kriya Lokal Luwu Timur, PT Vale Hadirkan Anyaman Teduhu di Ajang Dekranas yang Dipusatkan di Makassar
- Suriana Raih Gelar Doktor Ilmu Pendidikan Bahasa dengan IPK Sempurna 4,0
- Munafri Hadiri Haul 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassary, Dorong Aktualisasi Keteladanan dalam Pembangunan Kota
- Dewan Soroti Utang Rp211 Juta untuk Bendung Lalengrie Bone: Sampai Sekarang Tidak Beroperasi
- Bersinergi, Berkarya, dan Mengabdi: Polbangtan Gowa Turunkan 20 Tim PKM di Sulawesi Selatan
“Setelah ditanam hari ini, para warga juga akan berperan menjaga dan merawatnya pohon-pohon ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Ikatek Unhas) yang juga Dirut BUMN IK, Muhammad Sapri Pamulu menyampaikan, bahwa Jogja dipilih sebagai lokasi reuni karena memiliki kekayaan budaya dan alam yang luar biasa.
Namun lebih dari itu, Sleman dipilih sebagai lokasi utama kegiatan karena menawarkan suasana yang lebih dekat dengan alam.
“Kami ingin reuni ini bermakna, tidak hanya ajang rekreasi. Tema Back to Nature sangat relevan dengan tantangan zaman sekarang, di mana alam perlu terus dilestarikan,” katanya.
Sapri Pamulu juga menambahkan, bahwa ini merupakan reuni ke-8 yang telah dilakukan oleh alumni angkatan 1987.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
