Terkini.id, Jakarta – Politikus Demokrat, Yan Harahap menanggapi pengakuan Kasatpol PP Bogor Agus Ridhaallah yang dalam persidangan menyebut adanya sebuah rapat yang menyepakati Habib Rizieq Shihab dipidanakan.
Menurut kader Demokrat ini, kegiatan rapat untuk Habib Rizieq ini merupakan keganjilan yang nyata. Pasalnya, kata Yan, bagaimana mungkin sebuah rapat digelar untuk sengaja mempidanakan eks pentolan Front Pembela Islam (FPI) itu.
Hal itu disampaikan Yan Harahap lewat cuitannya di media sosial Twitter miliknya, seperti dilihat pada Selasa 20 April 2021.
Dalam cuitannya itu, Deputi Balitbang Demokrat tersebut menilai rapat bersama untuk mempidanakan Rizieq merupakan aroma busuk yang makin lama semakin tercium ke publik.
“Aroma busuk makin dicium sedikit demi sedikit,” cuit Yan Harahap.
- Denny Siregar Trending Setelah Disenggol Hacker Bjorka: What a Wonderful Life
- Jokowi Masuk Tokoh Muslim Berpengaruh Dunia, Habib Rizieq Kena Sindir
- Warga Kerumuni Baliho Rizieq, Tukang Rosok: Tuhan Baliho Telah Kembali
- Syahganda Nainggolan Duga Habib Rizieq Bebas karena Bantuan Amerika, Warganet: Antek Mamarika
- Jokowi Disebut King Maker Jika Undang Habib Rizieq ke Istana, Warganet: Hanya Mantan Napi
Sebelumnya, Kasatpol PP Bogor Agus Ridhaallah mengungkapkan dalam persidangan Rizieq bahwa ada beberapa pihak yang memang menggelar rapat untuk menentukan status hukum yang pas untuk HRS.
Mengutip Hops.id, adapun peserta rapat tersebut melibatkan Satpol PP, Pemprov Jabar, dan Kepolisian.
Dalam rapat itu, Agus mengatakan sempat ada perdebatan apakah kerumunan di Megamendung pada 13 November 2020 itu dikenakan sanksi administrasi atau pidana.
Setelah berdiskusi, kata Agus, peserta rapat yang hadir sepakat untuk mengambil langkah pidana dalam penyelesaian kasus kerumunan Habib Rizieq Shihab.
“Kesepakatan bersama saja,” ujar Agus saat memberi kesaksian di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
