Terkini.id, Jakarta – Syahganda Nainggolan turut menanggapi kebebasan Habib Rizieq. Ia menduga ada dua hal faktor penyebabnya, salah satunya diduga karena bantuan Amerika. Dalam hal itu, warganet yang mengetahui, sebut Rizieq antek mamarika, Sabtu 23 Juli 2022
Ketua Lembaga Kajian Publik Sabang Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan menanggapi kebijakan pemerintah menyatakan status Habib Rizieq Shihab (HRS) bebas bersyarat, usai ditahan sejak Desember 2020.
Terkait hal itu, Ia menduga ada dua hal membuat pemerintah mengambil kebijakan itu. Dugaan pertama, penyelenggaraan KTT G20, bakal digelar di Indonesia dan akan dihadiri para pemimpin dunia.
Baginya, pemerintah tentu tidak mau ada dugaan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Indonesia, di tengah penyelenggaraan KTT G20.
Dugaan Kedua, dinilai lantaran ada tekanan dari Amerika Serikat. Syahganda kemudian memaparkan alasan untuk memperkuat argumentasinya dengan mengatakan Kementerian Luar Negeri AS sebelumnya sudah mengeluarkan rilis tentang HAM, dilansir dari jpnn.com.
- Gondol Rp54 T, Surya Darmadi Alias Apeng Kabur ke Singapura, Syahganda: Sebaiknya Diganjar Hukuman Mati
- Syahganda Nainggolan: HRS Dikeluarkan Guna Merespons Rilis Kemenlu AS
- Syahganda Nainggolan Ingin Jokowi Jatuh Diadili, Netizen: Lebih Cepat Dibunuh
- Ingin Jokowi Jatuh, Mantan Aktivis: Kesalahannya Banyak! Kita Adili ...
- Syahganda Nainggolan: Saya Ingin Jokowi Jatuh Kita Adili, Kesalahannya Banyak
“Khususnya bantuan dari Amerika dan barat serta lembagai multi lateral sangat terkait dengan urusan HAM,” jelasnya Syahganda dilansir dari tribunnews.com.
Ia menyampaikan pandangannya pada diskusi webinar bertema ‘Pembebasan HRS dan Masa Depan Keadilan Indonesia’ diselenggarakan Narasi Institut di Jakarta, Jumat 22 Juli 2022.
Diketahui, webinar kali ini juga menghadirkan pembicara guru besar IPB Prof Dr Didin S Damanhuri, pengamat ekonomi M Fadhil Hasan, Fahri Hamzah, serta pengacara HRS, Azis Yanuar.
“Saya menduga HRS dikeluarkan guna merespons rilis Kementerian Luar Negeri AS atas persoalan HAM,” sebutnya.
Syahganda kemudian meminta agar Presiden Jokowi melakukan rekonsiliasi nasional dengan rangka bahu-membahu membangun Indonesia di tengah situasi krisis kali ini.
Selain itu, warganet yang mengetahui hal tersebut, menyebut “Wadaww jadi rizieq antek mamarika dong,” tulis Mahasiswi Genz @mahasiswigenz dalam cuitannya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
