Tak Sepaham dengan Mahfud Soal ‘Langgar Konstitusi Demi Rakyat’, Said Didu Disuruh Belajar

Tak Sepaham dengan Mahfud Soal ‘Langgar Konstitusi Demi Rakyat’, Said Didu Disuruh Belajar

R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD membalas komentar Said Didu terkait ‘konsitusi boleh dilanggar demi keselamatan rakyat.’

Awalnya, Mahfud MD memang pernah menyebut bahwa keselamatan rakyat adalah hukum tertinggi.

Maka, jika sebuah aturan menghambat upaya penyelamatan rakyat, aturan tersebut boleh dilanggar. 

Mahfud menjelaskan bahwa dalil itu berlaku secara umum di dalam konsitusi yang disebut dengan salus, pupuli, supreme lex. 

“Kalau kamu ingin menyelamatkan rakyat, boleh kamu melanggar konstitusi,” kata Mahfud Markas Kodam V/Brawijaya, Surabaya, pada Rabu, 17 Maret 2021, dilansir dari JPNN.com.

Baca Juga

Pernyataan Mahfud tersebut sempat cukup ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu yang merespons adalah Said Didu.

“Prof @mohmahfudmd yth. Sebagai bukan ahli, pemahaman saya justru konstitusi sebagai dasar penguasa untuk melindungi rakyat dan negara,” tulis Said di akun Twitter-nya @msaid_didu pada Kamis, 18 Maret 2021.

“Jika penguasa melanggar konstitusi maka diberhentikan/dihukum oleh rakyat. Mohon arahan atas dasar apa penguasa boleh melanggar konstitusi dengan alasan demi rakyat?” lanjutnya.

Cuitan Said Didu kemudian ditanggapi oleh Mahfud.

Ia mengatakan bahwa pernyataan terkait ‘melanggar konstitusi demi keselamatan rakyat’ bukanlah hal asing bagi mereka yang benar-benar belajar hukum.

“Yan tak sungguh-sungguh belajar hukum konstitusi selalu kaget ada statement ‘Untuk keselamatan rakyat, konstitusi bisa dilanggar’,” kata Mahfud melalui akun Twitter-nya @mohmahfud.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pernyataannya tersebut telah banyak dibahas dalam buku dan memang terjadi di dunia nyata.

Mahfud lalu menyarankan Said Didu untuk belajar soal ide dan fakta konstitusi. Ia juga mengatakan akan membedah lebih jauh setelah kembali dari kunjungan kerja (kunker).

“Tapi itu ada teori dan buku babonnya serta selalu terjadi di dunia. Pelajarilah ide dan fakta konstitusi. Bertahun-tahun saya ngajar itu di banyak kampus. Sepulang kunker saya bedah,” lanjut Mahfud.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.