Terkini.id, Makassar – Tim SAR Gabungan intensif melanjutkan operasi pencarian dan evakuasi korban kecelakaan kapal di Kawasan CPI.
Insiden tragis tersebut terjadi pada Senin, 15 Januari 2024, ketika satu kapal nelayan mengalami kecelakaan di perairan Makassar. Dari tiga orang yang berada di kapal tersebut, dua berhasil selamat, sementara satu korban masih dinyatakan hilang.
Keterlibatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Makassar memperkuat upaya pencarian.
Meskipun insiden terjadi sekitar pukul 10.00 Wita, cuaca ekstrem dan air aut yang keruh mempersulit operasi Tim SAR.
“Pencarian korban masih kita lanjutkan hari ini. Mudah-mudahan ombak tidak terlalu kencang sehingga memudahkan pencarian,” ungkap Kepala Dinas Damkar Hasanuddin.
- Hari ke 3 Tim SAR Gabungan Lanjutkan Pencarian Nelayan Jatuh di Perairan New Port Pelindo Makassar
- Black Box Indonesia Air Transport PK-THT Ditemukan, Tim SAR Fokus Pencarian Korban
- Kondisi Tak Utuh, Tim SAR Kembali Temukan Satu Jasad Korban ATR 42-500
- Hari Keempat Pencarian Korban PK-THT, Tim SAR Hadapi Badai yang Kencang di Lokasi
- Tim SAR Temukan Badan Pesawat ATR PK-THT, Jasad Korban, dan Terus Melakukan Evakuasi
Kendala cuaca ekstrem tidak menyurutkan semangat Tim SAR, Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin memimpin kurang lebih 15 personel dalam pencarian dan evakuasi.
Perahu karet turut dikerahkan, dan inovasi terbaru juga diimplementasikan: drone robot bawah laut atau Remotely Operated Vehicle (ROV).
ROV yang dapat menyelam hingga kedalaman 200 meter dikendalikan secara remote control oleh BPBD Makassar.
“Hari ini kita masih cari di seputaran titik lokasi terbaliknya kapal. Kita lakukan berbagai upaya penyelamatan, termasuk menurunkan ROV,” jelas Achmad.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
