Terkini.id, Jakarta – Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Haris Pertama menyayangkan sikap Ferdinand Hutahaean yang ia anggap tidak sopan.
Ditelusuri Terkini.id dari artikel Inilah.com yang dibagikan oleh Haris, masalah ini berawal dari pernyataan Ferdinand terhadap Ketum HMI MPO, Affandhy Ismail.
“Jangan minum pipis onta biar otaknya normal,” kata Ferdinand.
Hal itu dikatakan Ferdinand sebagai respons pada seruan Affandhy untuk revolusi turunkan rezim Joko Widodo (Jokowi) sebagai bentuk sikap akumulasi kekecewaan.
Menanggapi hal itu, Haris Pratama pun turut angkat suara dan menyayangkan sikap Ferdinand sebagai politisi.
- Haris Pertama Minta Denny Siregar Ditangkap: Telah Melecehkan Institusi Polri
- Haris Pertama Heran Kasat Narkoba Terlibat Kasus Narkoba: Piye Toh
- Haris Pertama: Ancaman Mulai Berdatangan dari Orang-orang yang Kritis Terhadap Kasus Pembunuhan Brigadir J
- Deolipa Yumara Dicabut Jadi Pengacara Bharada E, Haris Pertama: Makin Runyam Ini Kasus!
- Pengacara Ungkap Motif Pembunuhan Brigadir J, Haris Pertama: Makin Liar Sekali
Menurutnya, seorang politisi seharusnya berbicara hal yang substantif, bukan malah mengajak ribut.
“Kok bisa ya seorang politikus statementnya searogan itu? Bukan bicara yang substansial, justru malah ngajak ribut,” kata Haris.
Dalam cuitan terbarunya, Haris Pratama juga kembali menyindir etika mantan politikus Partai Demokrat tersebut.
Haris menyinggung bahwa Ferdinand sebagai pendukung Jokowi seharusnya mengikuti ucapan Presiden bahwa kritik harus disampaikan dengan sopan.
“Bung Ferdinand Hutahaean, apakah sudah pernah merasakan minum pipis onta?” katanya melalu akun Twitter Knpiharis pada Minggu, 4 April 2021.
“Politisi kok kalau bicara ga ada etika sopan santun. Ngaku-ngaku pendukung Presiden Jokowi, sedangkan Presiden Jokowi aja katakan kalau kritik harus ada sopan santun,” tambahnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
