Masuk

Sebelum Menyesal, Yuk Kenali Gejala Stroke Sejak Dini!

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Gejala stroke yaitu sulit berjalan, berbicara, dan memahami, serta kelumpuhan atau mati rasa pada wajah, lengan, atau tungkai. Maka dariitu kenali Gejala Stroke Sejak Dini.

Menjalani kehidupan yang sehat membuat kita bahagia sepanjang usia. Ketika usia masuk menuju senja, maka stroke mengingat kita.

Stroke dapat terjadi karena disebabkan adanya gangguan pada aliran darah menuju ke otak. Gangguan tersebut dapat berupa penyumbatan pembuluh darah atau pecahnya pembuluh darah.

Baca Juga: Inilah Lima Efek Tidur dengan Kipas Angin Menyala Semalaman

Selain dari itu, bagi Anda yang mengidap penyakit hipertensi wajib untuk berhati-hati, karena penyumbatan atau pecahnya pembuluh darah kerap menerpa.

Akibat dari tersumbat atau pecahnya pembuluh darah membuat otak kekurangan suplai darah (oksigen dan nutrisi) sehingga menyebabkan sel tidak berfungsi secara baik.

Perlu diketahui jika gejala stroke itu muncul secara tiba-tiba, akan tetapi faktor risikonya terjadi sejak lama. Faktor risiko stroke diantaranya seperti usia, jenis kelamin, ras atau etnis, dan faktor genetik.

Baca Juga: Ternyata Kebiasaan Umum Ini Berbahaya Untuk Kesehatan, Waspada!

Lebih spesifik, berikut faktor risiko stroke yang penting untuk di ketahui, yaitu: Usia lebih dari 55 tahun, jenis kelamin laki-laki dan perempuan setelah menopause.

Kemudian ras atau etnis berkulit hitam, atau karena  memiliki riwayat stroke didalam keluarga, semisal ayah, ibu, atau saudara kandung.

Gejala stroke untuk setiap orang berbeda-beda akan tetapi dapat diketahui gejala dan tanda stroke yaitu senyum tidak simetris atau miring sebelah, sering tersedak, sulit menelan air minum secara tiba-tiba. Dikutip dari Suara.com. Rabu, 9 November 2022.

Kemudian ciri-ciri lainnya ialah gerakan separuh anggota tubuh melemah, bicara pelo (tidak jelas), kesemutan separuh badan, gangguan penglihatan, sakit kepala hebat, gemetar, sempoyongan, pingsan, atau hilang kesadaran.

Baca Juga: Ternyata! Serangan Stroke Bisa Dicegah dengan Deteksi Dini

Apabila Anda menyadari ciri-ciri diatas, maka segeralah bawa ke rumah sakit untuk ditangani lebih lanjut.

Semakin cepat pasien mendapatkan penanganan, maka semakin besar peluang untuk sembuh.

Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama pada gejala stroke:

Adapun Pertolongan Pertama pada Gejala Stroke:

1.   Perhatikan Gejala yang Muncul dan Kondisi Penderita

Pastikan lebih dulu gejala apa yang muncul berdasarkan FAST. Selain itu, Anda juga perlu waspada terhadap kondisi lain seperti tiba-tiba pusing, tiba-tiba tidak bisa melihat, atau sakit kepala yang sangat hebat.

Sebagian masyarakat juga memiliki pemahaman yang salah seperti stroke dapat disembuhkan dengan dipijat, mengeluarkan darah dari telinga penderita, atau menusukkan jarum ke bagian tubuh yang mengalami stroke. Jangan lakukan hal ini karena stroke harus ditangani oleh tenaga medis profesional di rumah sakit.

2.   Periksa Pernapasan

Cek dan coba atur pernapasan dengan baik. Jika penderita merasa kesulitan bernapas, berikan ruang di sekitarnya dan longgarkan pakaian yang terlalu ketat. Minta penderita untuk mengambil napas dalam-dalam dan membuang perlahan untuk mengatur agar pernapasan dapat kembali normal.

3.   Perbaiki Posisi

Pertolongan pertama pada gejala stroke selanjutnya adalah memperbaiki posisi penderita. Jika memungkinkan, ubah posisi penderita menjadi berbaring atau ubah posisi dengan membaringkan satu sisi tubuh dengan bagian kepala sedikit diangkat agar penderita merasa lebih nyaman.

Terkadang ketika stroke menyerang, seseorang akan merasa mual dan ingin muntah sehingga posisi kepala harus sedikit diangkat agar memudahkan saat ingin muntah dan mencegah dari tersedak.

4.   Segera Bawa ke Rumah Sakit

Yang juga penting sebagai bagian dari pertolongan pertama pada gejala stroke adalah segera membawa penderita ke rumah sakit.