Terkini.id, Jakarta – Pegiat media sosial, Denny Siregar kembali menyinggung soal adanya kelompok Taliban di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Denny menyinggung bahwa sebelum Undang-Undang KPK direvisi, lembaga antirasuah itu seperti memiliki kekuasaan yang setara dengan negara.
Menurut Denny, kekuasaan KPK itu membuat pegawainya seperti raja, di mana yang melawan akan disebut koruptor.
Padahal, kata Denny, KPK memiliki banyak pegawai Taliban yang harus dibersihkan.
“Bayangkan dulu belum ada revisi UU KPK. KPK seperti negara dalam negara. Gak ada pengawas. Pegawainya seperti raja. Yang melawan dibilang koruptor. Padahal di dalamnya banyak banget talibannya,” kata Denny melalui akun Twitternya pada Rabu, 26 Mei 2021.
- Program Hafalan Juz 30 Pemprov Sulsel Dapat Kritik Denny Siregar: Diketawain Sama China
- Denny Siregar Prediksi Prabowo Subianto Akan Gandeng Gibran Rakabuming Sebagai Cawapres
- Polisi Tak Temukan Proyektil Penembakan Bahar Smith, Denny Siregar: Drama Zonk
- Prediksi Denny Siregar: Pilpres 2024 Hanya Ganjar Vs Prabowo, Anies Makin Lemah
- Denny Siregar: Mau Ibadah Natal Aja Susah, Nabi Pasti Nangis!
“Sekarang dibersihkan, mereka melawan. Coba tes nyanyi Indonesia raya, bisa nggak,” tambahnya.
Bukan hanya kali ini Denny Siregar menyatakan bahwa KPK memiliki pegawai-pegawai Taliban.
Di awal ketika 75 pegawai KPK, temasuk Novel Baswedan dikabarkan tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Denny mengatakan bahwa itu adalah bukti adanya Taliban di dalam lembaga itu.
“Menarik. Di dalam @KPK_RI, ketika ada perubahan status pegawai menjadi ASN, dibuatlah ujian tentang wawasan kebangsaan. Dan kabarnya, banyak yang gak lolos dan bakalan dipecat. Termasuk si Nopel,” kata Denny di akun Twitter-nya pada Selasa, 4 Mei 2021.
“Ini membuktikan di dalam KPK ada kelompok taliban,” tambahnya.
Seperti diketahui, polemik 75 pegawai KPK yang dinonaktifkan karena tidak lulus TWK kini memasuki babak baru.
Sebanyak 51 orang dari 75 pegawai itu telah resmi dipecat karena dianggap tidak dapat dibimbing lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
