Sebut Indonesia Tak Baik-Baik Saja, Musni Umar Tuntut Keadilan Ekonomi: Harus Ada Perlakuan Khusus kepada Pengusaha Pribumi

Sebut Indonesia Tak Baik-Baik Saja, Musni Umar Tuntut Keadilan Ekonomi: Harus Ada Perlakuan Khusus kepada Pengusaha Pribumi

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta –Sosiolog, Musni Umar menilai bahwa saat ini, ditinjau dari berbagai aspek, Indonesia sedang tidak dalam keadaan baik-baik saja. Salah satunya ditinjau dari aspek ekonomi.

Untuk itu, Musni Umar menuntut agar ada keadilan ekonomi berupa kebijakan yang mendorong perlakukan khusus (special treatment) kepada pribumi.

Ia menyampaikan hal ini dalam tulisannya yang berjudul “Indonesia Tidak dalam Keadaan Baik-Baik Saja: Masalah Politik, Keamanan, Ekonomi dan Sosial” yang diterbitkan di Arah Jaya pada Rabu, 15 Desember 2021.

“Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik saja, jika dianalisis dari aspek sosial dalam kaitan dengan masalah politik, keamanan, ekonomi dan keadilan sosial,” katanya.

Salah satu masalah yang dihadapi dalam membangun ekonomi, menurut Musni Umar, ialah keadilan ekonomi. Masalah keadilan ekonomi sering dilupakan karena orientasi dalam pembangunan ekonomi adalah pertumbuhan.

Baca Juga

Ia mengatakan bahwa pembangunan yang tidak menghadirkan keadilan ekonomi, cepat atau lambat akan menciptakan bom waktu yang pada saatnya meledak, seperti yang terjadi di akhir era pemerintahan Orde Baru.

Oleh karena itu, ia menilai bahwa pembangunan ekonomi dengan poros pertumbuhan ekonomi, suka tidak suka dan mau tidak mau, harus diberi prioritas utama pada perwujudan keadilan ekonomi.

“Dalam hubungan itu, maka harus ada kebijakan politik yang memberi special treatment kepada pengusaha pribumi terutama usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi,” ungkapnya.

Musni Umat mencontohkan bahwa perlakuan khusus ini bisa dilakukan dengan cara memberi kesempatan untuk menggarap captive market, seperti menjadi supplier pengadaan barang, pengerjaan proyek, hingga pemberian Suku Bunga murah.

“Dan segala kebijakan yang bisa mendongkrak keberadaan usahawan pribumi sebagai upaya nyata untuk mewujudkan keadilan ekonomi,” katanya.

Musni Umar menilai bahwa dengan adanya special treatment kepada pengusaha pribumi, terutama usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi, maka diharapkan untuk jangka panjang akan terbangun ekonomi bela ketupat, yaitu ekonomi kelas menengah yang kuat diisi kaum pribumi.

“Dengan demikian terwujud keadilan ekonomi yang tidak lain adalah keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia sesuai sila ke-5 dari Pancasila,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.