Terkini.id, Makassar – Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun ikut menyampaikan komentar atas keberhasilan Pasukan Taliban menaklukkan Kabul, Afganistan.
Lewat akun media sosial miliknya, Musni menyampaikan rasa syukur karena aksi penaklukan kota Kabul itu terjadi dengan damai tanpa ada pertumpahan darah.
“Taliban taklukkan Kabul dengan damai, tanpa pertumpahan darah. Hampir sama penaklukkan Makkah oleh Rasulullah yang damai tanpa pertumpahan darah.
Nabi beri pengampunan umum. Kita desak pemimpin Taliban beri pengampunan umum,” tulis Musni Umar lewat akun Twitternya.
Dalam video YouTube yang tayang pada Senin 16 Agustus 2021, Musni Umar awalnya mengulas pemberitaan media nasional dan internasional yang mengulas terkait penaklukan Kabul oleh tentara Taliban.
- Pasangan 'Amin' jadi Capres-Cawapres, Musni Umar: Tidak Ada Pengkhianatan, Janganlah Cari Kambing Hitam
- Musni Umar: Patut Menduga Jokowi Gunakan Moeldoko Untuk Ambil Demokrat
- Doakan Ganjar Pranowo Dengar Suara Warga Wadas, Musni Umar: Memihaklah Kepada Rakyat yang Memberi Jabatan
- Tak Percaya Elektabilitas Nasdem Turun Karena Anies Baswedan, Musni Umar: Lembaga Survei Dibiayai Siapa?
- Musni Umar Dihujat Netizen Soal Ponpes Shiddiqiyyah dan BUMN
Salah satunya, Musni mengulas berita tentang Presiden Afghanistan Ashraf Ghani yang keluar dari negaranya saat Taliban menduduki Kabul. Disebutkan, Ashraf Gani cuma pemimpin boneka.
Selain itu, dia juga menyampaikan rasa syukur karena Taliban menguasai Kabul dengan damai tanpa ada pertumpahan darah.
“Satu hal yang membuat kita bersyukur karena tidak terjadi pertumpahan darah, ” ulasnya.
“Disebutkan juga disitu bahwa Taliban telah melakukan sweeping pemeriksaan penjagaan stelah mereka menguasai Kabul, pada saat presiden meninggalkan Kabul.
Lebih lanjut, Musni mengungkapkan bahwa perdamaian itu adalah hal yang selalu diagungkan. Dia mengaku bersyukur karena Taliban menyampaikan bahwa peperangan sudah berakhir.
Taliban juga mengimbau agar orang orang Afghanistan yang sebelumnya mengungsi agar kembali ke Afghanistan untuk kembali membangun negara mereka.
“Kita juga berharap dilakukan pengampunan umum. Yang mendukung pemerintah sebelumnya, yangdukung tentara asing supaya mereka diampuni.
Dan itu yang Rasulullah sampaikan, ketika Nabi Muhammad SAW pada tahun 8 Hijriyah bersama 10.000 pasukannya masuk ke Mekkah. Seperti Taliban masuk ke Kabul, dalam keadaan damai,” tambahnya.
Rasulullah, kata dia, saat menaklukkan Mekkah, melakukan pengampunan umum.
“Yang pernah berbuat jahat ke Rasulullah dan lainnya diberi pengampunan. Kita berharap pemerintahan baru Taliban melakukan hal sama. Pemimpinnya menyampaikan pengampunan,” pungkasnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
