Terkini.id, Jakarta – Mantan angota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fahri Hamzah mengatakan bahwa Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) perlu dijewer.
Fahri Hamzah mengatakan itu sebab menilai bahwa di bawah pengawasan KPI, konten-konten sampah masih berlalu kalang di layar Televisi.
“Tapi memang KPI perlu dijewer keras,” katanya melalui akun Twitter Fahrihamzah pada Minggu, 19 September 2021.
“Sampah di layar-layar kita gak ada yang olah, sudah busuk dan baunya ke mana-mana,” tambahnya.
Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) itu menyinggung bahwa penyiaran TV berbeda dengan sosial media.
- Budiman Sudjatmiko Dipecat PDIP, Fahri Hamzah: Welcome To The Club!
- Sindir DPR, Fahri Hamzah: Masa Saya Terus yang Kritik Jokowi?
- Beredar Video Fahri Hamzah Sebut Anies Baswedan Nggak Berani Ngomong Ekstrim
- Fahri Duga Anies Gagal Maju Capres, Helmi Felis: Please, Jangan jadi Dukun!
- Soal 'Bandar Belum Deal' Fahri Hamzah Dapat Serangan Balik
Sebab, menurutnya, TV jelas memakai frekuensi publik. Oleh sebab itu, ia menilai bahwa KPI yang seharusnya berfungsi sebagai pengawas perlu dijewer.
“Gak usah bicara socmed deh. Beda, TV aja yang jelas pakai frekwensi publik aja. Ayo Jewer KPI,” katanya.
Diketahui, KPI memang kerap kali menjadi sorotan publik, termasuk sorotan dari para tokoh.
Terbaru, KPI disoroti terkait munculnya Saiful Jamil di layar berbagai media TV saat keluar dari penjara.
Sebagaimana diketahui, Saiful Jamil masuk penjara karena divonis bersalah melakukan pelecehan seksual terhadap seorang remaja laki-laki.
Ketika kemunculan Saiful Jamil di banyak kanal TV diprotes oleh publik, Ketua KPI Pusat, Agung Suptio pun mengeluarkan pernyataan yang mengudang kritik.
Pernyataan itu ia kemukakan dalam podcast yang ditayangkan di kanal YouTube Deddy Corbuzier pada Kamis, 9 September 2021.
Saat itu, Agung menegaskan bahwa Saipul Jamil bisa tampil di televisi untuk konteks edukasi soal bahwaya predator seksual.
“Dia (Saipul Jamil) bisa tampil untuk kepentingan edukasi. Jadi misalnya ya, dia hadir sebagai ya bahaya predator, itu kan bisa juga ditampilkan seperti itu,” katanya, dilansir dari Kompas.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
