Masuk

Sebut Romo Benny sudah Dipecat KWI, Natalius Pigai: Dia Tidak Mau Sampaikan ke Publik karena Malu

Komentar

Terkini.id, Jakarta – Aktivis Katolik, Natalius Pigai membeberkan bahwa Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Romo Benny Susetyo sudah dipecat oleh KWI (Konferensi Waligereja Indonesia).

Natalius Pigai mengatakan ini sebagai respons terhadap kritikan yang ditujukan kepada Romo Benny yang dinilai mencampuri urusan Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Diberitakan Terkini.id sebelumnya, Romo Benny ramai dikritik usai membagikan video berjudul “MUI Harus Berbenah, Jangan Jadi Sarang Kelompok Radikal”.

Baca Juga: Ahli Ekonomi dan Pegiat HAM Bicara Soal Privilege Kaesang Sebagai Anak Presiden

“Soal Benny Susetyo, sejauh yang saya pahami beliau pernah dipecat dari KWI sebagai Sekretaris Komisi HAM,” kata Natalius Pigai pada Rabu, 24 November 2021, dilansir dari RMOL.

Natalius Pigai mengungkapkan bahwa pemecatan itu disebabkan karena Benny Susetyo terlalu aktif sebagai politisi.

“Sehingga saya yakin gereja sudah koreksi statusnya. Cuma Benny tidak mau sampaikan ke publik karena malu,” katanya.

Baca Juga: Sindir Bekas Kantornya, Natalius Pigai: Komnas HAM Tidak Dipercaya Publik

Sebagai aktivis Katolik, Natalius Pigaki pun mengatakan bahwa Benny Susetyo tidak mewakili Gereja Katolik.

Bukan hanya itu, ia juga menyarankan agar sebaiknya, status “romo” Benny Susetyo ditanggalkan saja.

Selain Natalius Pigai, Adhie Massardi yang merupakan Koordinator Gerakan Indonesia Bersih (GIB) juga turut berkomentar mengenai sikap Romo Benny.

Adhie meminta KWI untuk turun tangan memberi penjelasan kepada publik mengenai status keagamaan yang disandang Benny Susetyo.

Baca Juga: Soal Kasus Brigadir J, Natalius Pigai: Komnas HAM Kalah Cepat Dari Polisi

“Ada baiknya Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) memberikan penjelasan apakah sdr Benny Susetyo ini masih nyandang predikat keagamaan ‘Romo’,” ujarnya pada Selasa, 23 November 2021.