Terkini.id, Jakarta – Mahfud MD menegur mantan Sekretaris Menteri BUMN, Muhammad Said Didu yang ia duga sengaja ingin membuat narasi yang membelokkan pernyataannya soal 3 anggota TNI yang mati ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) ini pun mengatakan akan “menjewer” Said Didu.
Hal ini disampaikan oleh Mahfud MD melalui akun Twitter resminya pada Minggu, 30 Januari 2022 saat mengklarifikasi pernyataannya soal tewasnya 3 prajurit TNI.
Sebelumnya, beredar narasi bahwa Mahfud menyebut “beruntung yang mati bukan warga sipil” ketika menanggapi tewasnya prajurit TNI.
Terkait ini, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) meluruskan bahwa tidak mengatakan demikian.
- Kabar Rencana PPN Naik Jadi 12 Persen Tahun 2025, Said Didu: Pemerasan Rakyat
- Pemerintahan Jokowi Habiskan Rp 2.778 Triliun Bangun Tol Hingga Bandara, Said Didu: Ini Kebohongan Publik
- Said Didu Sorot Permintaan Jokowi ke China Terkait IKN hingga Singgung Kereta Cepat
- Kritik Subsidi Mobil Listrik, Said Didu Berikan Contoh Alur Merampok Rakyat Melalui Kebijakan
- Stafsus Kemenkeu Disemprot Said Didu Usai Bahas Dana Pajak
Ia menjelaskan bahwa yang ia katakan adalah untungnya tidak ada korban warga sipil dalam peristiwa tersebut.
“Soal tewasnya 3 orang TNI di Papua tak pernah saya bilang ‘Beruntung yang mati bukan warga sipil’,” kata Mahfud.
“Yang saya bilang: ‘KKB membunuh TNI dengan brutal, untungnya tidak ada korban warga sipil’,” sambungnya.
Dalam cuitannya, Mahfud MD melampirkan berita dari Kompas yang memberitakan pernyataannya dengan lengkap.
“Media menarasikan news dengan beragam. KOMPAS (29/1/22) sebagai salah 1 media yang kredibel menulis dengan benar,” katanya.
Selanjutnya, ia pun menyinggung Said Didu yang sebelumnya memang mengomentari berita soal pernyataan Mahfud MD mengenai tewasnya 3 prajurit TNI.
“Di medsos Said Didu membuat narasi yang sepertinya sengaja ingin membuat kesan yang dibelokkan,” kata Mahfud.
“Nanti saya jewer dia, langsung ke WA-nya agar jeweran saya tak tersebar. Dia itu suka bercanda tapi terkadang off side,” sambungnya.
Menanggapi itu, Said Didu langsung menjelaskan soal cuitannya yang disinggung oleh Mahfud MD.
“Prof Mahfu MD yth, izin saya jelaskan. 1) Dalam mention saya hanya bertanya ‘kok ada kata beruntung ?’ Karena saya tidak tahu dari siapa kata tsb. Jadi tidak sama sekali menunjuk bahwa kata-kata tsb dari Bapak,” kata Said Didu.
“2) Dengan penjelasan Bapak, maka clear bahwa kata ‘beruntung’ bukan dari Bapak. 3) Terima kasih ‘jewerannya’,” sambungnya.
Adapun sebelumnya, Said Didu mengomentari berita berjudul “KKB Papua Kembali Tembak 3 TNI, Mahfud MD: Beruntung Korbannya Bukan Warga Sipil, Ini Kemajuan”.
“Inalillahi. Kok ada kata beruntung?” katanya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
