Sebut Yesus Tokoh Radikal, Benny Harman: Dia Lawan Tradisi Penguasa

Sebut Yesus Tokoh Radikal, Benny Harman: Dia Lawan Tradisi Penguasa

FD
Fachri Djaman

Penulis

Terkini.id, Jakarta – Politikus Demokrat, Benny K Harman menyebut bahwa Yesus merupakan tokoh yang sangat radikal di zamannya lantaran melawan tradisi penguasa saat itu yang bertindak sewenang-wenang terhadap kebebasan umatnya.

Hal itu disampaikan Benny Harman lewat cuitannya di Twitter, seperti dilihat pada Sabtu 3 April 2021.

“Yesus itu tokoh sangat radikal di zamannya. Dia melawan tradisi kesewenang-wenangan penguasa yang membelenggu kebebasan umat-Nya,” cuit Benny K Harman.

Menurutnya, lantaran sikap Yesus yang konsisten melawan tradisi penguasa tersebut Dia pun rela disiksa dan disalib di tiang kayu hingga wafat.

“Atas konsistensi sikap-Nya, Ia rela disiksa, didera, dicemeti, dan dipaku di kayu salib hingga wafat,” ungkap Benny Harman.

Baca Juga

Benny Harman menyampaikan hal itu dalam rangka memperingati wafatnya Yesus Kristus yang diperingati umat Kristen lewat hari raya Paskah.

“Hari ini kita peringati wafat-Nya itu,” tuturnya.

Kicauan Benny Harman tersebut sontak menuai tanggapan dari Mantan Politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.

Ferdinan Hutahaean lewat cuitannya di Twitter, mengaku sedih membaca kicaun Benny K Harman (BKH) tersebut.

Menurut Ferdinand, pernyataan Benny itu sama sekali tidak mencerminkan perjalanan hidup Yesus.

“Bang BKH, saya sedih baca cuitan ini. Kalimat ini sama sekali tidak mencerminkan perjalan hidup Yesus,” kata Ferdinand Hutahaean.

Ferdinand mengatakan, Yesus dalam perjalanan hidupnya tidak sedang melawan penguasa melainkan tokoh agama.

Selain itu, kata Ferdinand, Yesus juga meluruskan masyarakat Yahudi yang pada zaman itu dinilai Yesus sudah sesat.

“Dalam hidupnya, Yesus tidak sedang melawan penguasa tapi melawan tokoh agama dan meluruskan masyarakat Yahudi yang dinilai sudah sesat,” ujar Ferdinand Hutahaean.

Ia pun kembali mengaskan kepada Benny Harman bahwa Yesus kala itu dihukum siksa dan disalib bukan karena melawan penguasa.

“Makanya atas itulah dia dihukum bukan karena melawan penguasa,” ujarnya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.