“Mobil listrik yang paling mahal komponennya itu bateraix, itu dari nikel, lithium. Produsen lithium terbesar dunia itu ada di Indonesia. Sehingga, kita harus hilirisasi meningkatkan nilai tambah supaya mobil listrik ini bisa murah,” ungkap dia.
Dia juga menekankan, untuk memproduksi komponen penting mobil listrik itu, harus dengan cara yang bersih pula.
“Karena walaupun mobil listrik, tapi kalau diproduksi dengan menggunakan batubara, tidak juga mengubah keadaan. Jadi industri yang awalnya bersih, ujungnya juga harus bersih,” ungkap Jusuf Kalla. Karena itu, industri smelter yang dibangun oleh Kalla Group pun harus menggunakan pembangkit tenaga air.
Seperti diketahui, Kalla punya pembangkit PLTA di Poso.
Menyambung pernyataan Jusuf Kalla, Febrianny Eddy pun berharap ada kerja sama antara Vale dengan Kalla Group.
- Febriany Eddy Kembali Masuk 100 Perempuan Paling Berpengaruh Asia Versi Fortune
- Polda Sulsel Beri Penghargaan ke CEO PT Vale atas Partisipasi Aktif dalam Penanganan Bencana Luwu
- CEO PT Vale Terima Penghargaan di Fortune Indonesia Summit, sebagai Most Powerful Woman
- CEO PT Vale Masuk Daftar 20 Perempuan Paling Powerful di Asia versi Forbes
- CEO PT Vale Febriany Eddy: Kami Fokus Kerja dan Beri Kontribusi untuk Bangsa
“Seperti yang disampaikan Pak JK, industri awalnya bersih, ujungnya harus bersih. Kita mengoperasikan tiga pembangkit PLTA dan mengeliminasi 1 juta ton karbon per tahun. Kalau mau diupgrade, tapi tidak bisa. Semoga ada kerja sama dengan Pak Lihin (Solihin Kalla),” ungkap Febriany.
Di sisi lain, Committee Chair of Makassar Leadership Summit 2023, Disa Noviantika, mengatakan, kegiatan ini mengedepankan bagaimana pentingnya kepemimpinan dalam dunia usaha, khususnya para pengusaha asal Sulsel.
“Kenapa harus kepemimpinan, karena di era hari ini harus diperkuat leadership dan kita dapat ilmu bagaimana kolaborasi, koordinasi kemudian pentahelix hadir di sini, pemerintah, dunia usaha, kampus, media dan alhamdulillah itu semua ada di sini,” tuturnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
