Sejarah TPA Antang: Dari Panampu, Tanjung Bunga lalu Pindah ke Tamangapa

Terkini.id, Makassar – Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Tamangapa atau biasa juga disebut TPA Antang kebakaran sejak Minggu 15 September 2019 lalu.

Kebakaran ini bukan yang pertama kalinya. Pada Agustus 2018 lalu, TPA Antang juga mengalami kebakaran dan melanda 12 hektare dari total 16 hektare lahan sampah tersebut.

Sementara, di tahun ini, tercatat kebakaran melanda hingga 13 hektare lahan di TPA Antang.

Sejarah TPA Antang

Baca Juga: TPA Antang Kelebihan Kapasitas, DPRD Makassar: Tingginya Sudah 40 Meter

Dari catatan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Makassar, tempat sampah ini mulai beroperasi sejak tahun 1993 silam, dengan luas wilayah 14,3 hektare saat itu.

Saat ini, luas TPA Antang sudah menjadi hingga 16 hektare.

Baca Juga: DLH Uji Coba Jadwal Baru Pembuangan Sampah di TPA Antang,...

TPA Tamangapa bertempat di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, sekitar 15 km dari pusat kota Makassar.

TPA Tamangapa merupakan satu-satunya TPA di kota Makassar.
Sebagian besar sampah perkotaan yang diolah di TPA berasal dari sampah rumah tangga, sampah pasar, sampah perkantoran, dan sampah pusat perbelanjaan.

Secara administratif, TPA ini berada di wilayah Tamangapa dan Kecamatan Manggala.

Baca Juga: Pj Rudy Usulkan Pemindahan TPA dari Antang Ke Pattalassang

Lahan TPA berlokasi sangat dekat dengan daerah perumahan, seperti Perumahan Antang, Perumahan TNI Angkatan Laut, Perumahan Graha Janah, Perumahan Griya Tamangapa, dan Perumahan Taman Asri Indah yang lokasinya berdekatan dengan TPA Tamangapa.

Sebelum Tamangapa dibangun sebagai lahan TPA, pada tahun 1979, sampah padat perkotaan dibuang di Panampu, Kecamatan Ujung Tanah.

Karena keterbatasan wilayah dan lokasinya yang dekat dengan laut, tempat pembuangan sampah pun dipindahkan ke Kantinsang, Kecamatan Biringkanaya pada tahun 1980, karena telah menurunkan kualitas air.

Pada tahun 1984, pemerintah Makassar membangun TPA baru di Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate.

Dibangun Tahun 1992

Akan tetapi, pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan pendirian wilayah perumahan di sekitar Kecamatan Tamalate mendorong pemerintah lokal untuk membangun Tamangapa sebagai lahan TPA untuk kota Makassar pada tahun 1992.

TPA Tamangapa merupakan tempat pembuangan sampah utama bagi penduduk kota Makassar. Dengan memperhitungkan peningkatan volume sampah di masa depan, pemerintah kota Makassar berencana untuk memperluas lahan TPA. Kota Makassar telah mengalokasikan dana sekitar US$ 60,000 pada tahun 2007 guna mendapatkan 3-4 ha area tambahan untuk TPA.

Dengan penambahan area tambahan ini, luas lahan TPA akan bertambah menjadi sekitar 18 ha pada tahun 2007. Gambar 1.3 menunjukkan tata letak TPA dan penambahan lahan yang diajukan.

Sponsored by adnow
Bagikan