Terkini.id, Jakarta – Ekonom senior Rizal Ramli merasa aneh dengan hasil survei yang menunjukkan masyarakat puas terhadap kinerja pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Survei yang dilakukan Litbang Kompas itu menunjukkan 73,9% masyarakat puas.
Bila dibandingkan, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah meningkat dibanding Oktober 2021. Pada Oktober 2021, tingkat kepuasan publik berada pada angka 66,4 persen.
Sementara, pada Januari 2022, tingkat kepuasan publik berada di angka 73,9 persen. Jumlah responden yang tidak puas juga turun dari 33,6 persen pada Oktober 2021 menjadi 26,1 persen pada Januari 2022.
Atas hasil tersebut, Rizal Ramli merasa ada yang aneh. Pasalnya, melihat kondisi masyarakat saat ini yang sedang dilanda kelangkaan bahan sembako serta angka pengangguran yang melonjak tinggi, bagaimana mungkin survei tersebut justru menyebut masyarakat puas terhadap kinerja Jokowi.
“Lagi mikir2 apa ada teori ekonomi baru: Harga2 naik, daya beli merosot dan pengangguran naik, tapi kepuasan malah naik..?” ujar Rizal Ramli melalui akun Twitternya @RamliRizal, Rabu 23 Februari 2022.
Rizal pun mengimbau kepada pihak yang melakukan survei tersebut untuk menghentikan narasi yang memanipulasi publik. Sebab, kata Rizal, survei tersebut berbayar.
“Eh SurveyRP yg dilakukan oleh rombongan dagelan PollesteRp, hentikanlah manipulasi opini publik berbayar itu?” sambung Rizal memberi imbauan.
Senada dengan pandangan Rizal, salah satu netizen juga merasakan hal serupa, bahwa memang ada yang aneh dengan rilis survei tersebut.
“Responden yg ikut survey, ada yg hanya 1200 orang Prof & mungkin itu sudah dianggap mewakili ratusan juta rakyat Indoniesa…” ujar akun @Widinarko1.
Sementara netizen yang lain, ada yang malah menyindir Rizal Ramli sebagai orang yang senang kejar jabatan dan makan gaji buta.
“Harga naik rakyat nga kelaparan om… kelangkaan migor ulah mafia mingor…rakyat giat kerja mandiri om, nga seperti om yg sibuk ngejar jabatan gaji buta,” ujar akun @ratpurba.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
