Terkini.id – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan 165 orang meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor di sejumlah daerah di Nusa Tenggara Timur hingga Jumat 9 April 2021.
Mengutip suaracom, jaringan terkini.id, Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan ada perbaikan data, satu orang di Kabupaten Rote Ndao dan satu orang di Kabupaten Ngada yang sebelumnya dinyatakan hilang ternyata ditemukan dalam keadaan masih hidup.
“Rote Ndao semula dilaporkan ada dua yang meninggal ternyata laporan dari Bupati yang meninggal nihil, termasuk juga Ngada yang semula satu orang meninggal ternyata masih hidup,” kata Doni.
165 korban meninggal dunia tersebar di Kabupaten Flores Timur, 71 orang; Kabupaten Alor, 28 orang; Kabupaten Malaka, 6 orang; Kabupaten Sikka, 1 orang; dan, Kabupaten Lembata, 46 orang.
Selanjutnya 3 orang di Kabupaten Kupang; Kota Kupang 6 orang; Kabupaten Sabu Raijua, 2 orang; Kabupaten Rote Ndao, 2 orang; Kabupaten Ngada, 1 orang; dan, Kabupaten Ende 1 orang.
- Innalillahi, Korban Tewas Banjir Bandang NTT Bertambah Jadi 124 dan 74 Hilang serta 13.230 Mengungsi
- Organisasi Pemuda dan Mahasiswa yang Tergabung dalam Aliansi NTT Makassar Melakukan Aksi Kemanusiaan
- Tangani Korban Banjir Bandang NTT, BNPB: Butuh Bantuan Dokter dan Minim Peralatan Medis
- Perkembangan Terkini Banjir Bandang NTT: Tewas 128 Orang, 8.424 Warga Mengungsi
- 12 Desa dan 6 Kecamatan di NTT Masih Terisolir Usai Banjir Bandang
Selain itu, korban luka-luka tercatat mencapai 156 orang, dan sebanyak 17.834 jiwa mengungsi, serta 6.019 kepala keluarga atau 22.003 jiwa lainnya terdampak.
BNPB mencatat banjir yang diakibatkan siklon tropis Seroja ini sudah menggenangi 11 kabupaten dan 1 kota di NTT yang merupakan provinsi kepulauan.
Antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka Tengah, Kabupaten Lembata, Kabupaten Ngada, dan Kabupaten Alor.
Selanjutnya, Kabupaten Sumba Timur, Kabupaten Rote Ndao, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Kabupaten Ende.
Kemudian kerugian materiil yang tercatat sejauh ini 11.224 rumah terdampak (2.595 rusak berat, 225 rusak sedang, 5.502 rusak ringan).
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
