Terkini.id, jakarta – Pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean menyoroti massa aksi yang seolah selalu memanfaatkan momentum untuk melakukan aksi unjuk rasa alias demonstrasi.
Ferdinand Hutahaean menilai bahwa apa yang sering dilakukan oleh pendemo hanya buntut orderan pihak tertentu yang selalu memanfaatkan momentum.
“Mereka demo sesuai order dan momentum. Sesaat diorder nuntut bebaskan imam cabul, sesaat bela pegawai tak lulus TWK, sesaat juga nuntut Jokowi mundur,” ucap Ferdinand melalui akun Twitternya, dikutip terkini.id, Jumat, 29 Oktober 2021.
Tak sampai di situ, Ferdinand bahkan dengan blak-blakan mengatakan bahwa massa aksi tersebut hanyalah sampah demokrasi.
“Mereka hanya butiran sampah demokrasi,” tulis Ferdinand melanjutkan.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
Seperti yang terlihat, beberapa netizen turut memberikan pandangannya melalui kolom komentar.
“Miris ya bang, bangga kok jadi tukang demo, lihat saja foto-foto mereka, tuek-an kok pake jaket kuning,” komentar @Ardhan***.
“Demo selalu menuntut Jokowi mundur bukannya tuntut para maling uang rakyat diadili, dari sini nampak jelas siapa di balik maraknya aksi demo,” komentar @Muhamma***.
“Mereka itu Limbah B3 Berbau, Berbahaya, dan Beracun,” komentar @Bulbul***.
Namun, ada pula netizen yang terlihat justru memaki cuitan Ferdinand.
“Yang doyan cabul kamu hai sempak merah dan yg sampah masyarakat dirimu sendiri ngaca dong ah,” komentar @Awad***.
“Orng demo itulah sesungguhnya demokrasi karena ada kebebasan di sana untuk menyuarakan aspirasi. Kalau yang benci sama pendemo baru anti demokrasi dan layak disebut sampah demokrasi. Hal receh gini aja Lo kayaknya nggak paham,” komentar @Angga***.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
