Terkini.id Jakarta – Eks Politikus Partai Demokrat yang juga merupakan seorang Pegiat Media Sosial, Ferdinand Hutahaean menanggapi seruan Aktivis Pro Demokrasi, Nicho Silalahi terkait Reuni 212.
Dalam hal ini, Ferdinand Hutahaean mengatakan bahwa Nicho Silalahi tidak paham tentang aturan untuk membuat perkumpulan pada situasi pandemi.
Hal tersebut disampaikan Ferdinand Hutahaean melalui cuitan di akun Twitter pribadinya pada Minggu, 28 November 2021.
Lebih lanjut, Eks Politikus Partai Demokrat tersebut menjelaskan bahwa dalam keadaan pandemi, terdapat aturan yang bersifat khusus.
“Menjadi manusia gagal dan tidak bisa sukses membuatnya seperti itu. Dia juga tidak paham tentang aturan,” kata Ferdinand, kutip Terkini.id dari akun Twitter @FerdinandHaean3 pada Minggu, 28 November 2021.
- Habib Rizieq Sebut Panitia Reuni 212 Diancam dan Difitnah
- Habib Bahar Bin Smith Kembali Ungkit Kasus Brigadir J dan KM 50
- Polri Sebut Koperasi Syariah 212 Dapat Aliran Dana ACT, Novel: Kami Tidak Ada Kaitannya!
- Wagub DKI Jakarta Memprioritaskan JIS Hanya Untuk Kegiatan Olahraga
- Telak! "Said Aqil Kebakaran Jenggot Sampai Benci Hamba Allah yang Berjenggot"
“Dia tidak tahu bahwa saat ini kita masih dalam keadaan pandemi, dan ada aturan yang bersifat lex specialis atau khusus. Boma aktivis latteung,” sambungnya.
Untuk diketahui, Nicho Silalahi mengatakan bahwa untuk Reuni 212 tidak membutuhkan izin dari Kepolisian.
Sebab, sambung Nicho Silalahi, terdapat undang-undang yang telah mengatur hak untuk berkumpul dan menyampaikan pendapat.
“Kita tidak butuh izin dari Kepolisian sebab undang-undang telah mengatur hak untuk berkumpul dan menyampaikan pendapat,” kata Nicho Silalahi.
Lebih lanjut, Aktivis Pro Demokrasi tersebut mengatakan bahwa untuk Reuni 212 hanya diwajibkan memberitahu kegiatan kepada pihak Kepolisian.
Kemudian, Nicho Silalahi juga menjelaskan bahwa, ada atau tidaknya izin dari pihak Kepolisian, Reuni 212 harus tetap dilaksanakan.
“Kita hanya diwajibkan untuk memberitahu kegiatan pada Kepolisian. Ada atau tidak adanya izin Kepolisian maka Reuni 212 pemersatu rakyat harus kita laksanakan. Yok gaspol,” pungkas Nicho Silalahi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
