Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Ummat, Mustofa Nahrawardaya menanggapi mantan politisi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean yang menyindir soal jualan agama.
Mustofa Nahra membalas dengan mengungkit soal Ferdinand Hutahaean yang pernah ikut salat subuh berjamaah di GBK.
“Ente Ferdinand Hutahaean ikut jamaah shalat subuh di GBK jualan apaan? Untuk tujuan apaan?” kata Mustofa Nahra melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 2 Januari 2022.
Adapun dalam cuitan yang ditanggapi Mustofa Nahra, Ferdinand Hutahaean menyindir bahwa orang yang paling membahayakan adalah orang yang mengaku beragama, tapi menjual agamanya untuk kepentingan tertentu.
“Yang paling membahayakan itu adalah orang yang mengaku beragama, tapi menjual agamanya untuk cari makan atau menjadikan agamanya sebagai alasan membunuhi yang lain yaitu Teroris,” katanya.
- Unggah Foto Bersama Ruhut Sitompul, Twitter Ferdinand Hutahaean Dibanjiri Ratusan Komentar
- Ferdinand Hutahaean: Selama Tidak Ada Bukti, Perkataan Anies Baswedan dan Pendukungnya adalah Omong Kosong
- Anies Baswedan Dipanggil KPK Terkait Formula E, Ferdinand Hutahaean Titip Pertanyaan
- Ferdinand Hutahaean ke Anies Baswedan: Sudahlah Lebih Baik Diam, Sudah Tak Berguna!
- Kamaruddin Sebut Hukum Rusak di Tangan Jokowi, Ferdinand Hutahaean: Fokus Kasus Brigadir J, Jangan Beropini Jauh!
Ferdinand Hutahaean lantas mengaku bahwa ia belum pernah sekali pun merasa terancam oleh orang tak beragama.
“Tapi merasa terancam oleh orang beragama sudah sering,” katanya.
Ferdinand Hutahaean mengatakan itu sebagai tanggapan terhadao berita berjudul “Peringatan dari Refly Harun: Hati-Hati dengan China, Orang-orangnya Tidak Beragama”.
Diberitakan Terkini.id sebelumnya, Mustofa Nahra memang pernah menceritakan soal pengalamannya salat berjamaah dengan Ferdinand.
“Tahun 2019, Mas Ferdinand Hutaean ikut Shalat Subuh berjamaah di GBK,” ungkapnya melalui akun Twitter TofaTofa_id pada Selasa, 14 September 2021.
Mustofa Nahra menceritakan bahwa dalam salat berjamaah itu, Ferdinand Hutahaean persis berada di sampingnya.
Ia juga menceritakan bahwa Ferdinand Hutahaean sempat dituntun karena posisi salatnya yang keliru.
“Oleh temen jurnalis, tangan beliau dibetulkan, karena sejak takbiratul ikhram, salah posisi. Seharusnya telapak tangan kiri, ditutup telapak tangan kanan. Tapi beliau salah,” ungkap Mustofa Nahra.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
