Terkini.id, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengklaim banjir yang melanda Jakarta Selasa kemarin surut dengan cepat berkat kesiapsiagaan dari tim kerjanya.
“Jakarta dilanda hujan ekstrem tapi bisa ditangani cepat. Kenapa? Atas izin Allah, Kerja sistematis dan kerja cepat itu membuatkan hasil!” tulisnya di akun instagram pribadi @aniesbaswedan Rabu 19 Januari 2022.
Ia menyebut banjir tersebut terjadi akibat tingginya intensitas hujan yang melanda Jakarta di hari Selasa kemarin.
Pada kesempatan yang sama Anies menyebut prioritas utamanya adalah memastikan keamanan warga sehingga tidak ada korban jiwa.
“Lalu memastikan semua usaha pemompaan dikerjakan agar banjir bisa surut dalam waktu maksimal enam jam setelah hujan berhenti.” lanjutnya.
- Ahok Tanggapi PDIP Usung Anies di Pilgub DKI Jakarta
- Rocky Gerung Saran ke Anies Untuk Tak Maju Dalam Pilgub Jakarta
- KPU Resmi Umumkan Pemenang Pilpres 2024, Anies Baswedan: Kita Dukung Langkah Tim Hukum!
- Anies Baswedan Sebut Kabar Dirinya Maju di Pilgub Hanya Pengalihan Isu
- Cek Fakta: Benarkah Relawan Anies Baswedan Temukan Kotak Suara Tak Tersegel di Kota Makassar?
Anies menyebut jajarannya mengerahkan 100 pompa air mobile dan belasan mobil pemadam kebakaran. Dan juga telah menyiagakan 480 pompa stasioner yang selalu siap ketika ancaman banjir tiba-tiba datang.
“Semua dikerahkan untuk memompa dari kawasan tergenang dan dialirkan ke saluran/kanal/sungai. Surut cepat karena semua sumber daya dikerahkan. Itulah kerja jajaran DKI: senyap dan tuntas!” tulis Anies lebih lanjut.

Ia menyebut curah hujan yang terjadi di hari Selasa kemarin mencapai 204 milimeter di daerah Kemayoran, di Teluk Gong 193 mm, di Pulomas 177 mm, dan Kelapa Gading 163 mm.
Sementara kapasitas drainase di Jakarta hanya berkisar 50 hingga 100 milimeter. Sehingga bila terjadi hujan ekstrim di atas daya tampung, maka akan terjadi genangan.
Sementara itu dilansir dari bisnis.com, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan terdapat di 93 RT tergenang akibat banjir. Hingga menyebabkan ratusan KK mengungsi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
