Sepuluh Siswa SMK Pelayaran di Semarang Ditangkap Polisi Lantaran Tampar Junior Ratusan Kali

Terkini.id, Jakarta – Sepuluh siswa SMK Pelayaran di Kota Semarang harus berurusan dengan polisi lantaran menganiaya juniornya. Siswa yang berinisial KHM selaku korban mendapatkan 140 tamparan dari seniornya. Akibatnya sang korban memar di pipi kanan dan kirinya.  

Kejadian ini bermula ketika KHM (korban) kakinya yang terluka tersenggol oleh salah satu seniornya. KHM yang kesakitan, marah dengan kejadian itu dan langsung memukul sang senior.

“Adik kelas saya (korban) itu ada luka di kaki. Tersenggol kakinya. Dia marah dan memukuli teman saya seangkatan,” tegas salah satu tersangka penganiayaan yang berinisial PR.

Baca Juga: Curiga Keluarganya Meninggal Dunia karena Dukun, Massa Lakukan Pengrusakan dan...

Tak terima dengan perlakukan sang junior, ia kemudian meminta 10 temannya untuk mengeroyok KHM. Pengeroyokan kemudian terjadi pada Selasa, 28 Desember 2021 di kos seniornya.Tepatnya di daerah Kelurahan Bulustalan Kecamatan Semarang Selatan, Jawa Tengah.

“Teman saya tidak terima kemudian korban dipanggil lalu di keroyok di kos,” tambah PR sebagaimana dilansir melalui Kompas.com pada Rabu, 5 Januari 2022.

Baca Juga: Puji Soeharto, BEM SI Sebut Ada Kebebasan di Masa Orba,...

Akibat permasalahan sepele di sekolah 10 siswa SMK Pelayaran yang diduga sebagai tersangka penganiayaan ditangkap polisi.

Menurut pernyataan Kombes Pol Irwan Anwar selaku Kapolrestabes Semarang, 10 pelaku ini bisa dijerat Pasal 170 ayat (1) KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Namun mengingat usia mereka yang masih di bawah umur serta masih berstatus sebagai pelajar maka pihak kepolisisan akan menerima sarana media dan musyawarah antar pelaku dan korban.

Baca Juga: Puji Soeharto, BEM SI Sebut Ada Kebebasan di Masa Orba,...

“Karena ini masih di bawah umur dan berstatus pelajar, kami akan membuka sarana untuk musyawarah dan mediasi,” tambah Irwan.

Bagikan