Terkini.id, Jakarta – Komisaris Independen PT Pelni, Kristia Budhyarto alias Kang Dede mengomentari soal Pawang Hujan sedang ramai dibicarakan dan disebut memalukan.
Ia menyindir beberapa pihak menyebut aksi Pawang Hujan memalukan, tapi malah menyembah baliho.
“Pawang hujan dibilang memalukan, baliho disembah. Dasar onta,” kata Kang Dede melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 21 Maret 2022.
Dalam beberapa cuitannya yang lain, Kang Dede menyinggung soal Pawang Hujan bernama Rara Istiani Wulandari.
Sebagaimana diketahui, kehadiran Rara sebagai Pawang Hujan memang menjadi salah satu hal yang disoroti dalam ajang MotoGp Mandalika 2022.
- Politisi Demokrat Akan Laporkan Komisaris Pelni Terkait Cuitan 'Khilafuck'
- JIS Belum Siap untuk Liga 1 2022-2023, Kang Dede: Makin Jelas Kualitas Kaleng-Kaleng
- Kang Dede ke MS Kaban: Koruptor Macam Anda Mana Rakyat Percaya
- ACT Disebut Kumpulkan Donasi Ratusan Juta tapi Hanya Salurkan Rp3 Juta, Kang Dede: B*jingan Berkedok Agama
- Sindir Netizen Syukuri Tjahjo Kumolo Meninggal, Kang Dede: Ngaku Paling Beragama, tapi Kelakuan Dajjal
Penggunaan jasa Pawang Hujan ini menuai pro dan kontra di kalangan netizen dan berbagai pihak. Ada yang menilai bahwa hal ini memalukan bagi Indonesia. Namun, ada pula yang menilai bahwa ini adalah tradisi lokal yang harus dihargai.
Di Twitter, kata-kata kunci berkaitan dengan pawang hujan ini sempat trending, yakni “memalukan”, “it worked”, “Rara”, dan lain-lain.
Dilansir dari Detik News, Rara adalah pawang hujan yang sudah malang melintang di pentas dan acara-acara besar nasional.
Rara memang telah diminta secara khusus oleh pihak penyelenggara, yakni Mandalika Grand Prix Association (MGPA) dan Dorna untuk memastikan tidak turun hujan selama acara berlangsung.
Selama bertugas sebagai Pawang Hujan Mandalika, perintah bisa datang kepadanya sejam sekali lewat telepon.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
