Sindiran Pedas Yunarto: Dulu Agamanya Sendiri Ia Politisasi, Sekarang Agama Orang Lain Ia Politisasi

Sindiran Pedas Yunarto: Dulu Agamanya Sendiri Ia Politisasi, Sekarang Agama Orang Lain Ia Politisasi

R
R
Resty
Redaksi

Tim Redaksi

Terkini.id, Jakarta – Pengamat politik, Yunarto Wijaya melontarkan sindiran pedas soal orang yang pernah mempolitisasi agamanya sendiri dan kini mempolitisasi agama orang lain.

“Dulu agamanya sendiri ia politisasi, sekarang agama orang lain ia politisasi #alkisah,” kata Yunarto Wijaya melalui akun Twitter pribadinya pada Senin, 29 Desember 2021.

Yunarto Wijaya tak menyebutkan nama siapa pun dalam cuitannya. Namun, ada netizen yang berasumsi bahwa cuitan itu menyindir Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Netizen dengan nama akun @JukiM*** membalas dengan sebuah meme bertuliskan “Anies Baswedan manusia pertama yang rela obral agama demi sebuah jabatan”.

Sebagaimana diberitakan Terkini.id sebelumnya, dalam cuitannya yang lain, Yunarto juga melontarkan sindiran yang diduga netizen ditujukan kepada Anies Baswedan.

Baca Juga

Dalam cuitannya itu, Yunarto menyindir seseorang yang menjadi sosok seolah paling toleran saat Natal.

Namun, menurutnya, sosok itu juga pernah memuja-muja pimpinan organisasi masyarakat yang mengharamkan ucapan Natal.

“Saat natal dia bisa jadi sosok yg terlihat paling toleran.. Tapi saat berkunjung ke ormas yg sering mengharamkan ucapan natal, ia bisa memuja setinggi-setingginya pimpinan ormas tersebut,” kata Yunarto pada Senin, 25 Desember 2021. 

“Jadi ini bukan tentang ideologinya, tapi gaya berpolitiknya yang bisa menjual ideologi apapun #alkisah,” sambungnya.

Beberapa netizen berasumsi bahwa Yunarto Wijaya menyindir Anies Baswedan, slaah satunya netizen dengan nama akun @CeciliaSuwan***.

“Baru percaya kalo Anis berani wajibkan ASN Pemprov DKI tandatangani pakta integritas setia dan taat pada NKRI, Pancasila, UUD 1945 serta tidak terlibat dan terafiliasi dengan organisasi-organisasi terlarang seperti HTI, PKI, FPI. ChristmasinJkt, photo-photo di gereja, klenteng; hanya pura-pura toleran,” katanya.

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.