Terkini.id, Jakarta – Ketua Cyber Indonesia, Husin Shihab menanggapi pengamat politik, Yunarto Wijaya yang memprotes apakah cuitan Alkatiri tidak dianggap memecah belah dan tidak perlu dilaporkan.
Husin Shihab menanggapi bahwa membuat Laporan Polisi atau LP itu melelahkan sebab prosesnya yang panjang.
Ia lantas menyarankan agar Yunarto Wijaya saja yang membuat laporan terkait cuitan Fahmi Alkatiri yang dianggap merendahkan pribumi dan nenek moyang.
“Bro, bikin LP itu capek, mondar mandir ke kantor polisi, BAP berjam-jam, lain lagi di pengadilan, harus bangun pagi kalau pun gak ditunda dsb,” kata Husin Shihab melalui akun Twitter pribadinya pada Minggu, 9 Januari 2021.
“Mending lo aja yg bikin laporan atau nggak anak buah lo aja. Itu kan delik umum. Demi Kamtibmas bro. Seluruh rakyat IDN boleh laporkan,” sambungnya.
- Yunarto Wijaya: Prabowo Cuma Pakai Satu Strategi, Catut Jokowi, hingga Buka Peluang Gibran Rakabuming
- Ulasan Pengamat Politik Soal Dukungan Jokowi Kepada Ganjar dan Prabowo, Rugikan Siapa?
- Lembaga Survei Rilis Hasil Survei Terbaru, Mayoritas Menolak Wacana Duet Prabowo-Jokowi di Pilpres 2024
- Keturunan Matulessy Bantah Klaim Pattimura Bernama Ahmad Lussy, Yunarto: Masih Ada yang Ngeyel Juga?
- Pengganti Megawati di PDIP, Yunarto Wijaya: Darah Biru Memiliki Peluang Jauh Lebih Besar
Dalam cuitan yang ditanggapi Husin Shihab, Yunarto Wijaya menanggapi cuitan-cuitan akun Twitter @FahmiHerbal yang dinilai menghina Bangsa Indonesia, khususnya pribumi dan nenek moyang.
Ia mempertanyakan apakah cuitan-cuitan seperti milik Fahmi Alkatiri itu tidak dianggap memecah belah bangsa dan tidak perlu dilaporkan.
Ia juga menyinggung apakah Fahmi Alkatiri merasa bisa lari dari tanggung jawab dengan menonaktifkan akun Twitter-nya.
“Dan twit model begini gak dianggap memecah belah dan gak perlu dilaporin?” kata Yunarto Wijaya pada Sabtu, 8 Januari 2022.
“Merasa bisa kabur dengan non aktifin akun?” lanjutnya.
Bersama pernyataannya, Yunarto Wijaya membagikan beberapa cuitan Fahmi Alkatiri yang dinilai menghina tersebut.
“Ganteng kan gw. Nggak pesek kayak lo. Sesak nafas. Makanya belajar cari bapak yang bener. Masa China vanke berak di kebon jadi bapak lo,” kata @FahmiHerbal.
“Tamu? Lo aja tinggal dalam hutan. Gelantungan. Kami yang ajarkan kalian berpakaian. Bercelana. Beragama. Dulu kalian itu babi,” katanya dalam cuitan lain.
“Hai anjing! Ngga ada kami kau masih tinggal dalam goa. Ngerti njing,” katanya dalam cuitan lain lagi.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
