Terkini.id, Jakarta – Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menyoroti wacana penundaan pemilu 2024 mendatang. Yusril mengatakan jika pemilu tetap ditunda, maka imbasnya Presiden Joko Widodo bisa dilengserkan seperti pada zama Soeharto.
Menurut Yusril, menunda pemilu sangat bertolak belakang dengan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945.
Jika Presiden Jokowi menabrak konstitusi, maka akibatnya akan fatal, salah satunya bisa dilengserkan dari jabatannya.
“Kalau saya sih menasehatkan kepada pak Jokowi ya tetap menaati konstitusi UUD 1945”, kata Yusril, dikutip dari laman Hops.id, Selasa 1 Maret 2022.
Dia khawatir jika Jokowi nekat melakukan perpanjangan masa jabatan dengan memundurkan pemiilu, maka itu akan memancing emosi rakyat dan melengserkan Jokowi seperti pada masa pemerintahan Soeharto.
- Gubernur Sulsel Terima Kunjungan Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra
- Minta Larangan Bukber Dicabut, Yusril Ihza: Pemerintah Jokowi Bisa Disebut Anti-Islam!
- Larangan Buka Puasa Bersama Tuai Respons dari Berbagai Pihak
- Mahfud MD Ngaku 'Nyerah' Ditantang Debat Jumhur Hidayat: Mohon Maaf!
- Yusril Sebut Prabowo Berpotensi Menangkan Pilpres 2024 Jika Didampingi Jokowi Sebagai Cawapres
“Ketika presiden melanggar UUD 1945, orang bisa mengatakan kalau begini ini pelanggaran terang-terangan terhadap UUD 1945 dan bisa di imoeachment atau pemakzulan presidenn nah begitu”, katanya lagi.
Dia juga menyebut salah satu cara yang bisa menunda pemilu yang konstitusional adalah dengan presiden mengeluarkan Dekrit, namun dengan demikian Jokowi juga berpotensi menuai kritik publik.
Sehingga menurut Yusril, tidak ada alasan yang pas untuk melakukan penundaan pemilu 2024 mendatang.
“Nggak seperti tahun 1959, Bung Karno dengan mudah mengeluarkan dekrit. Sekarang saya rasa enggak semudah itu, saya tidak menyarankan langkah itu ditempuh, apalagi dengan menciptakan konvensi ketatanegaraan akan merubah UUD dalam praktek, tapi teksnya tidak. Tegas Yusril.
Yusril kemudian menambahkan jika saat ini adalah zaman dimana masyarakat lebih kritis, sehingga apapun yang dilakukan pemerintah rakyat akan mempertanyakan, termasuk mengeluarkan dekrit dan menunda pemilu 2024.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
