Ia menjelaskan bahwa perundungan tersebut terjadi di SMPN 4 Kota Makassar, Jalan Pongtiku, Kecamatan Tallo, Makassar pada Mei 2024 lalu. Namun, kasus tersebut baru terungkap setelah viral di media sosial.
“Kronologinya bukan kemarin, tapi satu bulan lalu,” kata Muhyiddin.
Menurut Muhyiddin, perundungan tersebut tidak disertai dengan penganiayaan fisik. Ia beralasan bahwa siswa SMP tersebut di-bully teman sekolahnya dengan dalih candaan.
“Namanya juga kelainan anak-anak yang bermain. Mungkin itu kebetulan yang divideokan, itu kan video pendek yang mau kita tahu apa selanjutnya,” lanjutnya.
Muhyiddin menambahkan bahwa pihaknya telah turun langsung untuk mengklarifikasi kejadian ini ke SMPN 4 Makassar. Semua pihak terkait, termasuk orang tua korban, turut diundang untuk datang ke sekolah.
- Dinkes Jeneponto Perkuat Koordinasi dan Sinergi Program Percepatan Penurunan Stunting 2026
- DPRD Sulsel Dalami Polemik Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Bantah Tes Bahasa Daerah Jadi Penentu
- Wali Kota Makassar Dukung Penuh Delegasi Paskibraka Menuju Seleksi Nasional 2026
- Gubernur Sulsel Apresiasi Polda dan TNI Bongkar Jaringan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Wilayah Sulsel
- Laba Tumbuh 32 Persen, PT Vale Lanjutkan Transformasi sebagai Perusahaan Mineral Berkelanjutan
“Anak-anak yang ada di video itu kami undang semua orang tuanya, kita pembinaan dan klarifikasi. Karena kejadiannya sebulan yang lalu. Kami juga mau telusuri kenapa ini tiba-tiba viral,” tutur Muhyiddin.
Lebih lanjut, Muhyiddin menyatakan bahwa Disdik Makassar akan menyelesaikan persoalan tersebut. Pelaporan atas insiden ini ke kepolisian diharapkan untuk memediasi kasus perundungan terhadap siswa difabel itu.
“Pihak Polrestabes juga nantinya, ujung-ujungnya kami diundang untuk mediasi. Bukan ranah hukum, tapi anak-anak ini usia sekolah, masih di bawah umur,” ungkapnya.
“Ini perhatian bagi kita semua, dari kejadian ini, semua sekolah di Makassar, anak-anak yang kita didik, utamanya kaum difabel seperti autis perlu menjadi perhatian bagi kita semua,” tandas Muhyiddin.
Kasus perundungan terhadap siswa difabel ini menjadi sorotan publik dan mengundang keprihatinan banyak pihak.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
