Terkini.id, Makassar – Kota Makassar merupakan kota pertama yang mengumumkan diri untuk menjalankan ekosistem Metaverse dalam sistem pemerintahan.
Terobosan ini memungkinkan masyarakat untuk mendapat akses layanan di ruang virtual dari mana saja dan kapan saja.
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto berpendapat bahwa metaverse adalah salah satu strategi paling baik dan cepat untuk membangun identitas kota atau city branding.
“Siapa yang memiliki city branding yang kuat maka akan jadi magnet yang kuat. Maka ekonomi akan tertarik di sini, kita akan ukur nanti dalam pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi kita,” ujar Danny Pomanto di Hotel Four Points by Sheraton, Selasa, 15 Maret 2022.
Danny Pomanto optimis melalui konsep Metaverse, pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar akan meningkat. Saat ini, Danny mengklaim pertumbuhan ekonomi berada pada angka 4,47 persen.
- Makassar Sabet Paritrana Award 2025, Bukti Komitmen Lindungi Pekerja Rentan
- Menembus Kota dan Karst: BYD ATTO 1 di Jalur Makassar--Maros
- Kota Makassar Siap Jadi Tuan Rumah PIMNAS ke-38
- Inovasi dan Transformasi Digital Kota Makassar Diganjar Penghargaan GM-DTGI Awards 2025
- Keren! Makassar Jadi Contoh Daerah Peduli Pekerja Rentan Lewat APBD
“Kita akan ukur nanti dalam pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi kita. Sekarang 4,47 persen dari minus 1,27 persen dengan tingkat inflasi sekitar 3 persen. Kita bangkit 5,7 persen dan Metaverse akan cepat memperbaiki itu,” tuturnya.
Lantaran konsep tersebut merupakan hal baru, Danny mengatakan pihaknya akan mengutamakan pendidikan soal Metaverse. Selain itu, ia juga akan memastikan bahwa seluruh SKPD dapat menjalankan konsep Metaverse.
“Baru sebentar malam kita lihat respons SKPD, kesehatan mau bikin apa? pendidikan mau bikin apa? dan pelayanan publik mau bikin apa? dan dinas sosial mau bikin apa?” sebutnya.
Dapatkan update berita terkini setiap hari dari Terkini.id. Mari bergabung di Saluran Whatsapp "Terkinidotid", caranya klik link https://whatsapp.com/channel/terkinidotid, kemudian klik ikuti.
