Masuk

Slamet Maarif Berharap Koalisi Berbasis Islam: Kita Tak Akan Dukung Siapapun Jika Bukan Perintah

Komentar

Terkini.id, JakartaSlamet Maarif berharap ada sebuah koalisi berbasis Islam menuju Pilpres 2024. Ia juga menegaskan pihaknya tidak akan mendukung siapapun Capres dan Cawapres jika bukan perintah atau rekomendasi, Kamis 28 Juli 2022.

Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif menyebut pihaknya mengharapkan partai politik (Parpol) Islam dapat berkoalisi dalam Pilpres 2024.

Parpol Islam yang disebut Maarif merupakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Ummat, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Masyumi Reborn, dan Partai Gelora.

Baca Juga: Heboh, Pernyataan Jokowi Seputar Pemimpin Rambut Putih, Denny Siregar: Bukan Ganjar, Bapak Rambutnya Hitam

“Kita ingin menuju 2024 itu ada sebuah koalisi partai-partai yang berbasis Islam yang dapat dibangun,” sebut Maarif dilansir Populis.id dari akun Youtube Reflly Harun Official, Rabu 27 Juli 2022.

Ia menyampaikan, jika parpol Islam berkoalisi bakal memiliki tiket untuk mencalonkan presiden di Pemilu 2024.

“Sehingga siapapun yang dicalonkan (Capres) nanti akan bekerja sama dengan kita gerakan keumatan, kan akan menjadi sebuah kekuatan yang berbeda,” terangnya.

Baca Juga: Jokowi Menyebut Orang yang Berambut Putih Adalah Pemimpin Rakyat

Kemudian, Maarif juga mengaku sementara berkoordinasi membangun koalisi parpol-parpol dengan basis partai Islam.

Walau begitu, Maarif menyampaikan PA 212 masih menunggu ijtima ulama untuk menentukan arah dukungan di Pilpres mendatang.

Ia menerangkan, pihaknya tak akan mendukung Capres manapun jika tak ada perintah dari para ulama.

“Kita itu tidak akan mendukung siapapun (Capres/Cawapres) kalau tidak ada perintah, tidak ada rekomendasi, dan tidak adanya kesepakatan para ulama,” terang Maarif.