Soal Sumur Resapan di Jaksel, Guntur Romli: Cara Licik Anies Ngabisi Duit Warga DKI

Terkini.id, Jakarta – Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Mohamad Guntur Romli menanggapi soal sumur resapan di Jaksel (Jakarta Selatan) yang ambles hingga akhirnya ditutup dengan pot.

Guntur Romli mengatakan bahwa ini hanyalah cara licik Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menghabiskan uang rakyat.

“Cari licik Anies Baswedan ngabisin duit warga DKI,” kata Guntur Romli melalui akun Twitter resminya pada Kamis, 2 November 2021.

Baca Juga: Terkait Deklarasi Capres, Anies Sebut Saat ini Belum Waktunya

“Banjir tetap banjir, ini malah bikin rusak jalan dan membahayakan pengguna jalan. Anies bekerja malah bikin rusak!” tambahnya.

Dilansir dari Suara, sebelumnya, salah satu sumur resapan di Jalan Karang Tengah, Pondok Labu, Jakarta Selatan, ambles.

Baca Juga: Muak dengan Sindiran Giring ke Anies, Aksi Nyanyi dengan Warga...

Untuk mengatasi ini, drainase vertikal yang dibangun di jalan raya ini akhirnya ditutup dengan pot agar tak membahayakan pengendara.

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Mustajab menjelaskan bahwa penyebab sumur resapan itu ambles adalah karena bagian sisi luar sumur kurang padat saat disemen. Akibatnya, ketika terkena air hujan, bagian itu malah jadi melunak.

Selain itu kendaraan yang melintas juga memberikan beban tambahan hingga akhirnya ambles.

Baca Juga: Muak dengan Sindiran Giring ke Anies, Aksi Nyanyi dengan Warga...

Mustajab mengaku sudah meminta Dinas Sumber Daya Air selaku pelaksana proyek beserta kontraktor untuk melakukan perbaikan.

Namun, ia belum memastikan drainase vertikal itu sudah diperbaiki atau belum.

“Tiga hari yang lalu sudah diminta perbaikan,” katanya pada Rabu, 1 Desember 2021.

Selain itu, Mustajab juga menjelaskan bahwa sumur tersebut masih dalam masa pelaksanaan hingga 15 Desember mendatang.

Adapun pemantauan masih dilakukan dan jika ada kekurangan bisa langsung diperbaiki.

“Konstruksi maupun pelaksanaannya oleh dinas, nanti ada masa pemeliharaan juga selama enam bulan,” pungkas Mustajab.

Diketahui, masalah sumur resapan ambles ini bukan hanya sekali terjadi. Pekan lalu, di Lebak Bulus, juga dilaporkan ada sumur yang penutupnya ambles.

Dinas SDA sudah memperbaiki sumur resapan tersebut agar bisa dilalui kendaraan dan tidak membahayakan.

Bagikan