Makassar Terkini
Masuk

Soal Banjir Jakarta, Yusuf Dumdum Sebut Anies Baswedan Punya Mulut Comberan

Terkini.id, Jakarta- Pegiat media sosial Yusuf Muhammad alias Yusuf Dumdum kembali melontarkan komentar pedas terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal banjir Jakarta

Diketahui ada 92 RT yang terkena dampak dari banjir Jakarta

Kabar banjir Jakarta pun langsung menjadi sorotan publik dan ramai diperbincangkan netizen di media sosial. 

Menanggapi banjir Jakarta, Yusuf Dumdum turut berkomentar melalui akun Twitternya yang diunggah pada Minggu 17 Juli 2022. 

Mulanya, Yusuf Dumdum mempertanyakan alasan publik meributkan banjir Jakarta. 

“Mengapa banyak yang ributin Jakarta saat banjir?” tulis Yusuf Dumdum. 

Lantas Yusuf Dumdum menjawab, alasannya hanya karena Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Menurutnya, Anies Baswedan memiliki mulut comberan yang tidak ada di daerah lain. 

“Karena daerah lain tak ada yang punya mulut comberan seperti Gubernur DKI Jakarta. Paham?” ujarnya.

(Twitter/yusuf_dumdum)

Sementara itu, Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporka ada 92 RT terendam banjir.

Adapun 92 RT tersebut tersebar di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur dan Jakarta Barat, sebagaimana dikutip dari detik.com. 

Senior Manager Komunikasi dan Umum PLN UID Jakarta Raya Kemas abdul Gafar mengatakan, baru ada satu wilayah yang dilakukan pemadaman listrik. 

“Sampai dengan sekarang, (pemadaman) hanya di satu titik lokasi, di Bintaro,” kata Kemas Abdul Gafar, Sabtu 16 Juli 2022. 

Kemas mengatakan, pemadaman tersebut dilakukan atas permintaan masyarakat untuk menjaga keamanan di instalasi rumahnya. 

Pemadaman listrik dilakukan sejak Sabtu pagi.

Lokasi detail dari daerah tersebut adalah Komplek Puri Kartika Baru. Hingga saat ini ada satu gardu listrik yang belum dinyalakan. 

PLN masih menunggu konfirmasi dari pemuka masyarakat atau pemerintah daerah setempat untuk dilakukan penyalaan kembali.

Kemas mengaku belum ada permintaan sama dari daerah lain. Namun, ia menyatakan siap bila diminta melakukan pemadaman.

“Untuk daerah lain belum ada permintaan yang sama. Kita melihat dan kita juga melaporkan. Dari sisi PLN sih sudah siap, tidak masalah,” katanya menambahkan.

Terkait lama pemadaman listrik, PLN akan menunggu kesiapan masyarakat. 

“Kapan nyalanya, tergantung kesiapan masyarakat untuk dilistriki. Kalau PLN sudah siap tinggal ditekan tombolnya pasti nyala,” pungkasnya.